Potensi Bahaya di Pasar Ekstrem Surabaya, Pemkot Surabaya Tunggu PT KAI Lakukan Penertiban

- Penulis

Jumat, 28 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pasar ekstrem di Surabaya

pasar ekstrem di Surabaya

Surabaya – Pasar Ekstrem di daerah Dupak Magersari RW IX Surabaya menawarkan suasana yang unik dan berbeda dari pasar lainnya lantaran terletak di sepanjang jalur rel kereta api.

Namun, kegiatan perdagangan yang berlangsung di jalur rel kereta api tersebut menimbulkan potensi bahaya bagi para penjual dan pembeli.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa wilayah tersebut merupakan kawasan milik PT KAI (Kereta Api Indonesia). Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surabaya tidak memiliki kewenangan langsung untuk melakukan penindakan.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar ekstrem tersebut berada di wilayah KAI. Jika KAI menganggap ada potensi bahaya, maka mereka yang akan bertindak. Jika wali kota melakukan tindakan tetapi KAI menganggap tidak ada masalah, maka tindakan tersebut tidak mungkin dilaksanakan. KAI-lah yang memiliki kewenangan,” ungkap Eri pada Selasa (25/7/2023).

Baca Juga :  Dugaan Kebocoran Data Dukcapil: 337 Juta Data Terancam, Transparansi Pemerintah Dipertanyakan

Eri juga menyatakan bahwa apabila memang PT KAI melarang kegiatan di area tersebut untuk menjaga keamanan aset kereta api, pihaknya meminta PT KAI untuk berkoordinasi dengan pemerintah kota. Pemerintah Kota Surabaya siap memberikan bantuan dalam upaya penertiban.

“Pemerintah kota tidak akan tinggal diam. Kami menunggu tindakan dari KAI. Kami sudah mendekati warga dan melakukan pendekatan, tetapi penindakan harus menunggu keputusan dari KAI karena itu adalah tanah milik KAI,” jelasnya.

Sebelumnya, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, telah mengimbau secara berkala kepada masyarakat sekitar, termasuk para pedagang di area tersebut, untuk tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur kereta api.

“Illegal dan berbahaya, aturan tentang larangan beraktivitas di jalur kereta api sudah jelas. KAI telah melakukan berbagai upaya, termasuk sosialisasi berkala kepada masyarakat yang beraktivitas di jalur kereta api,” tutur Luqman.

Baca Juga :  Update per hari ini, Baru 17 Tugu Pencak Silat di Jawa Timur yang Dibongkar

Perlu diketahui, ruang manfaat jalur kereta api memang diperuntukkan bagi pengoperasian kereta api dan merupakan area tertutup untuk umum sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 38 UU Perkeretaapian Nomor 23 tahun 2007.

Selain itu, Pasal 181 ayat (1) juga mengatur bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel, melintasi jalur KA, atau menggunakan jalur KA untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api.

Bagi masyarakat yang nekat melakukan aktivitas di ruang manfaat jalur kereta api, mereka akan dihadapkan pada ancaman hukuman penjara selama paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta, sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Pasal 199 UU tersebut.

Baca Juga :  BRI Liga 1 2023/2024 Siap Bergulir Pekan Kesembilan, Simak Jadwalnya!

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB