HNSI Jatim Prihatin Soal Kesadaran Penggunaan Alat Keselamatan bagi Nelayan

- Penulis

Rabu, 9 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Timur prihatin soal kesadaran penggunaan alat keselamatan bagi Nelayan, Selasa (8/8/2023).

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Timur prihatin soal kesadaran penggunaan alat keselamatan bagi Nelayan, Selasa (8/8/2023).

Trenggalek – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Timur prihatin soal kesadaran penggunaan alat keselamatan bagi Nelayan, Selasa (8/8/2023).

Keprihatinan ini disampaikan usai insiden kecelakaan perahu nelayan di Tulungagung yang menyebabkan empat nelayan dinyatakan hilang.

Dalam tragedi ini, diungkap bahwa nelayan tradisional sudah terbiasa tidak menggunakan alat keselamatan saat melaut.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua HNSI Jatim, Mochamad Nur Arifin, dan juga Bupati Trenggalek, mengekspresikan keprihatinan ini saat berkunjung ke para korban yang selamat di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Arifin menegaskan pentingnya mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam kegiatan melaut, dengan mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan.

“Sesuai dengan informasi dari pihak pelabuhan, patuhlah terhadap penggunaan peralatan keselamatan, seperti pelampung. Sayangnya, sebagian besar nelayan kurang berhati-hati dan enggan menggunakan pelampung,” ujar Arifin pada Selasa (8/8/2023).

Baca Juga :  Gempa Terkini M 4,8 Guncang Trenggalek

Arifin menekankan perlunya mengubah kebiasaan nelayan dengan mengadopsi penggunaan peralatan keselamatan yang memadai. Ia menjelaskan bahwa hal ini sangat penting, mengingat risiko bencana di laut dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Meskipun nelayan mungkin merasa aman pada suatu waktu, tetapi saat bencana tiba, bagaimana nasib mereka? Mari kita ingat bahwa di rumah, ada keluarga yang menantikan kepulangan mereka,” jelasnya.

Arifin juga menambahkan bahwa saat ini terdapat berbagai model dan jenis pelampung keselamatan yang tersedia. Dengan demikian, nelayan dapat memilih yang paling sesuai dan nyaman sesuai dengan aktivitas mereka di laut.

“Jika ada yang merasa tidak nyaman dengan pelampung model rompi karena panas, alternatif lain seperti pelampung model ikat pinggang dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman dan terjangkau,” tambahnya.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan DIkerahkan Cari 8 Nelayan Prigi Usai Kecelakaan Kapal di Pantai Gayasan Blitar

Tidak hanya mendorong penggunaan pelampung, Arifin juga mengajak nelayan untuk lebih menyadari perlunya melindungi diri dengan asuransi. Salah satunya adalah asuransi BPJS Ketenagakerjaan yang dapat memberikan perlindungan finansial dalam situasi darurat.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya, dua perahu nelayan asal Kecamatan Watulimo, Trenggalek, mengalami kecelakaan akibat gelombang tinggi di Pantai Gladak, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung.

Akibat kejadian tersebut, empat anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang, sementara empat lainnya berhasil diselamatkan.

Tim SAR gabungan saat ini masih berupaya keras melakukan pencarian terhadap empat korban yang masih hilang. Upaya pencarian dilakukan baik di perairan maupun daratan.

“Sampai saat ini, berdasarkan informasi dari Basarnas, belum ada hasil yang positif. Semoga saja para korban yang masih hilang dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” harap Arifin.

Baca Juga :  Ansor Trenggalek Tolak Keras Tambang Emas

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita
Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging
Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM
Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo
Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB