Ratusan Peserta Mengikuti Sosialisasi Pendaftaran Perkawinan dari Disdukcapil Surabaya

- Penulis

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan peserta mengikuti sosialisasi pendaftaran perkawinan yang diadakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya pada hari Rabu (5/7/2023).

Ratusan peserta mengikuti sosialisasi pendaftaran perkawinan yang diadakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya pada hari Rabu (5/7/2023).

SURABAYA – Ratusan peserta mengikuti sosialisasi pendaftaran perkawinan yang diadakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya. Tidak kurang dari 950 peserta, terutama warga non-muslim, berkumpul di Graha Sawunggaling pada hari Rabu (5/7/2023).

Agus Imam Sonhaji, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, dengan antusias menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama 5 hingga 6 Juli 2023, dan dihadiri oleh 950 peserta dari berbagai pengurus keagamaan di seluruh Surabaya.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama warga non-muslim, dalam melakukan pencatatan perkawinan,” ungkap Agus dengan semangat.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 470/837/SJ tentang Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan, yang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam hal administrasi kependudukan.

Tujuan lain dari pencatatan perkawinan ini, seperti yang dijelaskan oleh Agus, adalah memudahkan Pemerintah Kota Surabaya dalam memberikan pendampingan ketahanan keluarga kepada pasangan yang menikah. Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah terjadinya kasus stunting yang mengkhawatirkan.

Baca Juga :  Khofifah Bagi Puluhan Ribu Bendera dan Lepas Jalan Sehat Muharram 1445 H di Masjid Al Akbar Surabaya

Tidak hanya itu, Disdukcapil Surabaya juga bekerja sama dengan berbagai Perangkat Daerah (PD) lainnya, seperti Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya. Mereka memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai proses pendaftaran perkawinan, dengan semua layanan yang tersedia secara gratis bagi masyarakat.

Agus menjelaskan tahapan permohonan pernikahan yang dimulai dari pemeriksaan kesehatan pasangan calon pengantin. Langkah ini penting untuk mengetahui riwayat kesehatan mereka dan memberikan pendampingan khusus oleh Dinkes Surabaya jika terdapat indikasi riwayat atau risiko kesehatan lainnya.

“Tes kesehatan dapat dilakukan di Puskesmas, dan selanjutnya, DP3A-PPKB akan memberikan pendampingan melalui layanan Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) kepada Calon Pengantin,” jelas Agus.

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Kembali Puncaki Elektabilitas, Geser Prabowo dan Anies dalam Survei Capres 2024

Setelah melalui tahapan tersebut, calon pengantin dapat mengajukan permohonan dan melakukan pencatatan perkawinan di Disdukcapil Surabaya. Agus menekankan bahwa Disdukcapil Surabaya memfasilitasi para pengurus keagamaan untuk melakukan pendaftaran dan mengirimkan data pemohon ke Disdukcapil Surabaya. Ini bertujuan untuk memberikan akses yang mudah kepada gereja dan tempat ibadah lainnya.

Proses verifikasi akan dilakukan melalui aplikasi WhatsApp, di mana peserta akan menerima jadwal dan tautan Zoom untuk proses pencatatan perkawinan. Dengan adanya koneksi langsung antara data peserta, akta perkawinan dapat segera diterbitkan. Semua proses ini didukung oleh digitalisasi yang diperkuat oleh Diskominfo Surabaya.

Agus juga mengungkapkan bahwa Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, telah mengimplementasikan beberapa strategi dalam upaya mengentaskan stunting, dan salah satunya adalah dengan memantau data pencatatan perkawinan di Kota Pahlawan ini.

Baca Juga :  Viral! Penghuni Kos Menikah dengan Bapak Kos

Dari data yang terkumpul, mereka dapat melihat informasi mengenai balita yang mengalami stunting di tingkat RT/RW. Pemkot Surabaya melibatkan semua pihak dalam upaya ini dengan semangat gotong-royong.

“Kami fokus pada perbaikan keluarga dalam siklus pembangunan manusia, mulai dari 1.000 hari pertama kehidupan hingga masa lanjut usia,” tambah Agus dengan penuh keyakinan.

Dengan jumlah peserta yang besar dan kolaborasi yang erat antara instansi terkait, sosialisasi pendaftaran perkawinan ini tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang proses administrasi kependudukan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengurangi angka stunting di Surabaya.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB