Kejaksaan Negeri Tulungagung Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Senilai Rp 2,3 M

- Penulis

Sabtu, 22 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Muchlis Kajari Tulungagung

Ahmad Muchlis Kajari Tulungagung

Tulungagung – Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan gamelan di 32 SD dan SMP negeri senilai Rp 2,3 M, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung telah menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Kedua tersangka adalah ASN berinisial H, yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pengadaan gamelan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tulungagung pada tahun 2018, dan kontraktor Z yang bertindak sebagai penyedia barang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tulungagung, Ahmad Muchlis, menyatakan bahwa audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan total kerugian keuangan negara akibat kasus ini mencapai lebih dari Rp 632 juta.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kedua tersangka diduga berkolusi untuk memperoleh keuntungan secara tidak sah dalam proses pengadaan sehingga gamelan yang dibeli tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Hingga saat ini, kedua tersangka belum ditahan karena keduanya kooperatif selama proses penyelidikan.

Meskipun tersangka telah menitipkan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 100 juta, penyidik tetap akan melanjutkan proses hukum hingga mendapatkan keputusan dari pengadilan.

Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Tim jaksa yang menangani kasus tersebut menemukan sejumlah pelanggaran dalam proses pengadaan barang dan jasa, termasuk penentuan harga perkiraan pasar (HPS) dan spesifikasi barang yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yang akhirnya merugikan keuangan negara.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita
Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging
Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM
Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo
Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB