Warga Desa Pangeleyan Bangkalan Berjalan Kaki 7 Km untuk Air Bersih

- Penulis

Selasa, 25 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

warga bangkalan mencari air bersih

warga bangkalan mencari air bersih

Bangkalan – Di sejumlah wilayah di Bangkalan, Madura, kekeringan akibat musim kemarau mulai terjadi. Salah satu wilayah yang terkena dampak adalah Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan.

Di desa ini, warga harus berjalan kaki hingga 7 kilometer menuju sumur yang terletak di area persawahan untuk mendapatkan air bersih.

Faruk, salah satu warga Desa Pangeleyan, mengungkapkan bahwa setiap dua hari sekali, dia bersama sapinya berjalan sejauh 7 kilometer untuk membawa 6 jeriken kosong ke sumur tersebut.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga mengatakan bahwa sumur tersebut menjadi andalan warga ketika musim kemarau tiba, karena letaknya berada di perbatasan tiga desa di Kecamatan Tanah Merah.

Baca Juga :  Kemarau Melanda, Polisi Banyuwangi Bagikan Air Bersih ke Desa-Desa Rawan Kekeringan

“Karena sumur ini berada di perbatasan tiga desa, warga dari dua desa lainnya juga mengambil air ke sini. Sumur ini menjadi penyedia air terus-menerus selama musim kemarau,” tambahnya.

Faruk berharap pemerintah dapat memberikan bantuan air bersih ke desanya, mengingat setiap hari warga sangat membutuhkan air bersih untuk berbagai keperluan sehari-hari seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci.

Sementara itu, Plt Bupati Bangkalan, Mohni, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan daerah yang mengalami kekeringan. Hasilnya, terdapat 72 desa yang tersebar di 12 kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah telah menyiapkan bantuan air bersih menggunakan 6 armada truk tangki yang akan beroperasi secara bergantian di setiap desa terdampak, meskipun armada tersebut juga terbatas.

Baca Juga :  Madura United Unggul 1-0 Atas Persija Jakarta pada Babak Pertama

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB