Warga Blitar Ditangkap Polisi Usai Mengoplos Obat Pertanian

- Penulis

Jumat, 28 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka Oplos Ibat Pertanian

Tersangka Oplos Ibat Pertanian

Blitar – MFA (22 tahun), seorang warga dari Selopuro, Kabupaten Blitar, telah ditangkap oleh pihak kepolisian setelah tertangkap basah mengoplos obat pertanian.

Dugaan polisi menyatakan bahwa MFA melakukan pengoplosan obat pertanian jenis pestisida dengan menggunakan bahan kimia lainnya, semata-mata untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP M Gananta, dalam pernyataannya kepada wartawan pada Jumat (28/7/2023), mengungkapkan bahwa pelaporan tersebut awalnya berasal dari petani setempat yang membeli obat pestisida.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Obat yang mereka peroleh seharusnya mampu meredakan hama rumput, tetapi justru malah menyebabkan hama tersebut semakin subur berkembang.

Gananta menjelaskan bahwa MFA melakukan pengoplosan obat pestisida dengan modus operandi mencampurkan bahan kimia tambahan ke dalam obat pestisida asli.

Baca Juga :  Angka Stunting Kota Blitar Meningkat 6 Persen

Kemudian, obat pertanian hasil pengoplosan ini dijual kepada pengecer dan bahkan secara daring melalui platform market place.

“Obat pertanian asli tersebut dicampur dengan bahan kimia dan air agar volumenya lebih banyak. Lalu dikemas dalam botol-botol kecil untuk dijual kepada para petani,” ujar Gananta.

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu unit mobil carry, dua mesin pemasang segel, belasan botol bahan kimia, pewarna makanan, dan barang-barang lainnya terkait kegiatan pengoplosan tersebut.

MFA, dalam keterangannya kepada media, mengakui telah melakukan pengoplosan obat pestisida selama lebih dari satu tahun. Dia belajar cara melakukannya secara otodidak dengan mengikuti tutorial di YouTube.

“Pengoplosan obat ini tidak dilakukan setiap hari, hanya ketika musim tanam saja. Produksinya juga tidak berjalan secara rutin. Keuntungan yang saya peroleh dari aktivitas ini sekitar Rp 10 juta per produksi,” tuturnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Kapal di Pantai Gayasan Blitar, 8 ABK Masih Dinyatakan Hilang

MFA juga diduga menggunakan keuntungan dari penjualan obat pertanian oplosan tersebut untuk berfoya-foya.

Kini, dia dihadapkan pada tuduhan Pasal 123 Jo Pasal 75 huruf b Undang-Undang Nomor 22 tahun 2019, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB