Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

- Penulis

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Penobatan calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto sebagai Sahabat Santri Indonesia mendapat respons sejumlah pihak. Salah satunya, para ulama di Ponpes Ploso Kediri.

Diketahui, Prabowo dinobatkan sebagai Sahabat Santri Indonesia saat berkunjung ke Ponpes Zainul Hasan Genggong, Probolinggo. Di sana, puluhan ribu santri dan keluarga besar ponpes turut menyaksikan penobatan ini.

Ulama dari Ponpes Al-Falah Ploso Kediri, KH Agus Iffatul Latoif menyebutkan bahwa Prabowo sangat layak mendapat predikat itu. Sebab, Prabowo memberi perhatian khusus ke dunia pesantren.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut kami, itu adalah ungkapan rasa terima kasih dan harapan karena Bapak Prabowo telah menaruh kebijakan untuk komunitas pesantren, dengan adanya dana abadi pesantren, dan program lain yang berpihak pada pesantren,” ujar ulama yang akrab disapa Gus Toif, Selasa (2/1/2024).

Baca Juga :  Dorongan Revisi UU ITE Menguat Usai Pelaporan Rocky Gerung ke Polisi

Gus Toif juga menyebut, Prabowo sangat bersahabat dengan para ulama. Di sela kesibukannya, Prabowo selalu menyempatkan bertemu dengan pada ulama.

“Dan harus diketahui bahwa komunitas santri bersahabat dengan TNI sudah sejak dulu. Dan Pak Prabowo itu sangat dekat dengan kiai sejak lama ya, bahkan beliau sangat dekat dengan Almarhum KH Munif Djazuli yang merupakan salah satu Pengasuh Pondok Al Falah Ploso,” tegasnya.

Gus Toif mengatakan, predikat Sahabat Santri Indonesia yang melekat pada Prabowo diharapkan bisa membawa kebijakan yang pro dengan para santri.

“Jadi kami di kalangan pondok pesantren menaruh harapan besar terhadap beliau untuk memperhatikan kepentingan kami komunitas pesantren, sebagai sahabat yang saling memahami, saling mengerti, dan menghargai,” ujarnya.

Baca Juga :  Kereta Cepat Akan Diperpanjang hingga Surabaya Melalui Yogyakarta

“Semoga kami para ulama, santri, dan Pak Prabowo bisa menjadi sahabat sejati. Filosofi sahabat sejati menurut pepatah Arab adalah orang yang selalu jujur padamu. Jika salah, katakan salah. Jika benar, katakan benar. Tidak selalu membenarkan,” ujarnya.

Sebelumnya, salah satu Pengasuh Pesantren Genggong, Gus Dr Moh Haris Damanhuri Romly mengatakan alasan menobatkan Prabowo Subianto sebagai Sahabat Santri Indonesia. Karena, para santri berharap jika terpilih sebagai presiden, Prabowo akan lebih dekat dan bersinergi dengan komunitas santri.

Dengan tujuan untuk memajukan bangsa, pengetahuan, menciptakan keadilan sosial dan mengangkat harkat serta martabat bangsa di kancah internasional.

Mereka menyadari pentingnya pendidikan, integritas, dan nilai luhur kearifan lokal dalam membangun bangsa.

Baca Juga :  Buka Kejuaraan Cabang 2 Pencak Silat Pagarnusa, Bupati Maryoto: Wis Ndak Usum Gegeran

“Para santri, dengan segala kerendahan hati, ingin melihat Indonesia tidak hanya maju dalam aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dalam pendidikan, kebudayaan, dan kesejahteraan sosial,” kata Gus Haris, Selasa (2/1/2024).

Usai dinobatkan sebagai Sahabat Santri Indonesia, Prabowo mengaku ini merupakan kehormatan baginya.

Ia juga berterima kasih atas amanat yang diberikan. Amanat itu, kata Prabowo, akan menjadi bahan renungan dan pedoman dalam setiap langkah dan kebijakan ke depannya.

“Terima kasih, anak-anak santriwan-santriwati, suatu kehormatan besar bagi saya yang dianggap sahabat para santri. Memang benar, saya sebagai seorang prajurit dulu, memang sangat dekat dengan kiai dan ulama, sekali lagi terima kasih,” kata Prabowo.

Berita Terkait

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD
Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin
Sebelum Wafat, Rizal Ramli Hampir 2 Bulan Dirawat di RSCM karena Kanker Pankreas
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB