KSPI Tolak Penggantian BPJS Kesehatan dengan Program KRIS JKN

- Penulis

Minggu, 23 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

layanan bpjs kesehatan

layanan bpjs kesehatan

Jakarta – Dalam keterangannya, Presiden KSPI, Said Iqbal, menolak rencana penggantian kelas BPJS Kesehatan dengan Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional (KRIS JKN).

Ia menyatakan bahwa Partai Buruh dan KSPI sangat menentang program KRIS yang dianggap sebagai bentuk komersialisasi.

Program ini diduga dibuat sebagai pelaksanaan money follow program yang tertuang dalam Undang-Undang Kesehatan yang baru disahkan oleh DPR RI.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Said Iqbal, program KRIS menggunakan money follow program yang berarti semua kelas memiliki standar yang sama, tidak ada kelas I atau kelas II.

Ia merasa kebijakan ini tidak menghormati perbedaan kelas sosial dalam masyarakat dan menganggapnya sebagai upaya untuk mengatur nyawa orang dengan bahasa efisien yang tidak pantas dilakukan oleh negara.

Baca Juga :  Pendaftar CASN 2023 Capai 500 Ribu, PPPK Guru di Jatim Mendominasi

Lebih lanjut, Said menyatakan bahwa perhatian pemerintah seharusnya lebih difokuskan pada perbaikan pelayanan BPJS daripada meluncurkan program KRIS.

Ia menyoroti masalah antrean panjang dan pelayanan yang kurang baik di BPJS yang harus diperbaiki.

Said juga mengkritik kebijakan UU Kesehatan yang baru karena berpotensi merugikan Rumah Sakit lokal berskala menengah dan klinik-klinik kecil.

Ia berpendapat bahwa kebijakan tersebut hanya menguntungkan perusahaan raksasa dan tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan demikian, Said Iqbal berpendapat bahwa program KRIS dan beberapa kebijakan dalam UU Kesehatan baru perlu ditinjau kembali untuk memastikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan adil bagi seluruh masyarakat.

Berita Terkait

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD
Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin
Sebelum Wafat, Rizal Ramli Hampir 2 Bulan Dirawat di RSCM karena Kanker Pankreas
Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Kotak Hitam 2 Pesawat Super Tucano Telah Ditemukan
Prabowo-Gibran Mendapat Nomor Urut 2, Gerindra Jatim Tanggapi Positif

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB