Kadin: Industri Media pun Serius Benahi Sistem Pemagangan

- Penulis

Sabtu, 12 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blessy tynandha, advisor GIZ (tengah).  Saat memberikan Modul Pelatihan secara simbolis kepada pesertapelatihan pelatih tempat kerja yang diadakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mulai Kamis (10/8/2023) hingga Rabu (16/8/2023).

Blessy tynandha, advisor GIZ (tengah). Saat memberikan Modul Pelatihan secara simbolis kepada peserta pelatihan pelatih tempat kerja yang diadakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mulai Kamis (10/8/2023) hingga Rabu (16/8/2023).

Surabaya – Kesadaran industri tentang pentingnya perbaikan sistem pemagangan kian tinggi. Hal ini terlihat dari makin beragamnya industri yang mengikutkan perwakilannya dalam pelatihan pelatih tempat kerja yang diadakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mulai Kamis (10/8/2023) hingga Rabu (16/8/2023).

Wakil Direktur Kadin Institute Prof. Tomy Kayhatu mengatakan, jika sebelumnya Pelatihan Pelatih Tempat Kerja Internasional – Kualifikasi Dasar (AdAIB) hanya diikuti oleh industri manufaktur.

Namun pada pelatihan yang digelar kali ini diikuti oleh beragam industri, diantaranya industri kepelabuhanan, industri manufaktur, Pengelola Kawasan Industri, industri kesehatan, industri makanan dan minuman dan industri media.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang menarik, ada sejumlah industri media yang juga mengikutkan perwakilannya. Ini menandakan bahwa industri media pun serius dalam membenahi sistem pemagangan di perusahaan mereka. Hal ini menjadi angin segar bagi SMK yang miliki jurusan teknologi digital dan informasi,” terang Prof Tomy Kayhatu yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Internasional Kadin Jatim di Surabaya, Jumat (11/8/2023).

Baca Juga :  Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi Pimpin Langsung Acara Konsolidasi Pemenangan Pemilu di Jatim

Lanjutnya, apalagi sekarang zamannya digitalisasi, beragam inovasi teknologi telah dikembangkan. Saluran informasi pun juga kian beragam, termasuk melalui media sosial seperti IG, tiktok dan juga podcast.

Ia menegaskan, kesiapan industri dalam menerima pemagangan memang menjadi kunci utama keberhasilan program revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi yang digaungkan pemerintah. Sehingga pelatihan AdAIB ini menjadi penting agar industri paham apa yang harus dilakukan ketika menerima siswa magang.

“Kalau dulu ada anak magang, industri tidak tahu disuruh apa karena mereka tidak paham ilmunya, tidak paham sistemnya. Bahkan siswa magang dianggap mengganggu proses produksi. Sehingga industri tidak mendapatkan apa-apa, siswa magang pun juga sama, tidak dapat apa-apa,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kereta Cepat Akan Diperpanjang hingga Surabaya Melalui Yogyakarta

Padahal program pemagangan ini akan memberikan beragam kemanfatan bagi industri yang mengikuti. Selain akan mendapatkan keringanan pajak seperti yang dijanjikan pemerintah, juga akan memudahkan industri dalam melakukan perekrutan tenaga kerja.

“Banyak keuntungan yang didapatkan, termasuk efisiensi biaya perekrutan dan peningkatan produktifitas kerja,” terang Prof. Tomy.

Program ini, lanjutnya, juga untuk menyiapkan Indonesia menghadapi bonus demografi di tahun 2034, dimana jumlah tenaga kerjanya lebih dari 100 juta orang.

Terlebih saat ini pemerintah juga sedang gencar-gencarnya mengembangkan industri hilir atau Industri sekunder yang harus didukung oleh kesiapan sumber daya manusia yang akan mengisi.

“Kalau tenaga kerja kita tidak memiliki kualitas dan tidak memiliki daya saing, maka tidak akan ada penempatan. Dan ini akan menjadi bencana demografi,” tandasnya.

Baca Juga :  Polda Jatim Geledah Gedung Wismilak Surabaya: Dugaan Korupsi dan Pencucian Uang

Pada kesempatan yang sama, Instruktur Kadin Institute Darno mengungkapkan bahwa pelatihan kali ini adalah rangkaian dari program Kadin Capacity Development (KCD).

Peserta tidak hanya diberikan pelatihan tingkat dasar tetapi juga program perbaikan kemitraan (Propermi).

“Program perbaikan kemitraan ini diberikan Kadin Jatim kepada 40 perusahan secara bertahap. Saat ini ada 20 perusahaan yang mendapatkan pendampingan, selanjutnya akan 20 perusahaan lain lagi,” pungkas Darno.(ko)

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB