Hacker di Mojokerto Curi Data Kartu Kredit Warga Jepang Hingga Raup Rp 300 Juta

- Penulis

Senin, 21 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojokerto – Ahmad Saleh Manalu alias Kenzo, seorang peretas atau hacker asal Kranggan curi data kartu kredit ratusan warga Jepang dengan memanfaatkan metode spam dan phising. Pelaku berhasil menggasak saldo senilai Rp 300 juta.

Kenzo saat ini tengah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Dia didakwa dengan berbagai pasal terkait pelanggaran Undang-Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam sidang terkini yang digelar di Ruangan Cakra, Hakim Jenny Tulak memimpin jalannya persidangan.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto menuntut agar Kenzo dinyatakan bersalah atas tindakan pencurian informasi elektronik.

Baca Juga :  Anggaran Stunting Senilai Rp 6 M di Jombang Habis untuk Beli Pulsa dan Ongkos Transportasi

JPU Agung Setyolaksono Atmojo mengungkapkan bahwa tuntutan yang diajukan adalah pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan serta denda sebesar Rp 500 juta, dengan alternatif hukuman subsider 3 bulan kurungan.

Penasihat Hukum Kenzo, Ilham Mordani, menunjukkan keberatannya terhadap tuntutan JPU tersebut. Pihaknya berencana untuk mengajukan pledoi atau pembelaan atas nama kliennya dalam sidang pekan depan.

Ilham Mordani menyatakan bahwa tuntutan tersebut dianggap terlalu berat, mengingat Kenzo didakwa dengan hukuman pidana yang cukup tinggi sesuai dengan UU ITE, yaito 3,5 tahun penjara.

Ilham menjelaskan bahwa Kenzo telah melakukan serangkaian kejahatan siber selama kurun waktu tahun 2020 hingga 23 Mei 2023.

Ia berhasil meretas data kartu kredit ratusan warga Negara Jepang dengan menggunakan laptop merek Asus ROG Strix model G512L. Metodenya melibatkan penggunaan spam dan phising.

Baca Juga :  Sentil Ujian Praktik SIM, Kapolri : Kalau Lulus Bisa Menjadi Pemain Sirkus

Kenzo menciptakan sebuah situs web palsu yang menyerupai situs jual-beli populer amazon.com. Ia kemudian menyebarluaskan tautan menuju situs palsu tersebut melalui email kepada ratusan warga Jepang.

Dalam email tersebut, Kenzo memberikan informasi palsu yang menyatakan bahwa kartu kredit para korban bermasalah. Dengan begitu, korban diarahkan untuk memasukkan data kartu kredit mereka.

Akibatnya, Kenzo berhasil dengan mudah mendapatkan data kartu kredit ratusan warga Jepang tersebut.

Data tersebut secara otomatis tersimpan dalam akun email dengan alamat [email protected].

Dalam waktu seminggu, Kenzo berhasil mencuri data kartu kredit dari 40-60 warga Jepang. Ia menjual data tersebut melalui platform Facebook.

Selama beberapa tahun beraksi, Kenzo berhasil mengumpulkan keuntungan sekitar Rp 300-400 juta.

Baca Juga :  Persiapan Mudik: Tips Agar Tidak Lupa Bawa Ini

Ilham menjelaskan bahwa Kenzo adalah seorang autodidak dalam dunia peretasan, belajar melalui internet untuk mencuri data kartu kredit dengan menggunakan metode spam dan phising.

Dia hanya memiliki latar belakang pendidikan dari Madrasah Aliyah (MA). Pada Januari 2023, Kenzo pindah ke Kota Mojokerto dengan niat untuk melanjutkan studi kuliah.

Namun, Kenzo ditangkap oleh Tim Siber Polda Jawa Timur, karena akhirnya aktivitas peretasannya terbongkar.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB