Meski DIgratiskan, Bus Trans Jatim Mojokerto-Bungurasih Masih Sepi Penumpang

- Penulis

Rabu, 23 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojokerto – Meskipun digratiskan hingga tanggal 27 Agustus 2023, Bus Trans Jatim Koridor II dari Terminal Kertajaya, Mojokerto, tampak sepi penumpang.

Pihak pengelola menduga, minimnya penumpang disebabkan banyak masyarakat belum tahu beroperasinya bus ini.

Irfan, seorang petugas Timer Bus Trans Jatim Koridor II di Terminal Kertajaya, mengungkapkan bahwa hari pertama operasional, penumpang ramai hanya pada jam keberangkatan dan pulang kerja, yaitu antara pukul 05.00-07.00 dan pukul 16.00-17.00 WIB.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap bus hanya dapat mengangkut maksimal 40 penumpang, terdiri dari 20 penumpang yang duduk dan 20 penumpang berdiri.

Namun, di luar jam-jam tersebut, jumlah penumpang yang naik Bus Trans Jatim Koridor II dari Terminal Kertajaya hanya berkisar antara 3 hingga 10 orang setiap keberangkatan.

Pada hari pertama operasi, Senin (21/8), hanya 194 orang yang naik dari Terminal Kertajaya dalam rentang waktu pukul 05.00 hingga 17.00.

Baca Juga :  2 Penonton Karnaval di Pacet Tewas Tertabrak Truk Tangki

“Penumpang paling ramai saat jam berangkat dan pulang kerja. Bahkan ada yang harus berdiri karena bus penuh,” ujar Irfan saat berbicara dengan wartawan di Terminal Kertajaya, Mojokerto, Selasa (22/8/2023).

Sebagai bagian dari tahap sosialisasi, Bus Trans Jatim Koridor II yang menghubungkan Terminal Kertajaya dengan Terminal Purabaya atau Bungurasih, memberikan layanannya secara gratis selama 7 hari, yaitu dari tanggal 21 hingga 27 Agustus 2023.

Hal ini membuat sebagian penumpang tertarik untuk mencoba naik bus ini, seperti yang dilakukan oleh Masfen Suprayitno (30), warga Dlanggu, Mojokerto.

Ia bersama keluarganya naik Bus Trans Jatim Koridor II hanya untuk berwisata sambil menikmati fasilitas gratis ini.

Masfen mengaku mengetahui keberadaan bus baru ini melalui berita online dan sangat puas dengan kenyamanan layanannya.

Baca Juga :  Gadis 17 Tahun di Mojokerto Disetubuhi Pacarnya 4 Kali dan Ditinggalkan

Namun, ada juga beberapa penumpang yang merasa kecewa, seperti Ayu. Ia harus membatalkan niatnya untuk naik bus ini karena bus tidak berhenti di Desa Gilang, Taman, Sidoarjo, yang merupakan tujuannya. Halte di jalur tersebut masih dalam tahap pembangunan.

Kasi Dalops UPT LLAJ Mojokerto Dishub Jatim, Akhmad Yazid, mengamati respons masyarakat terhadap Bus Trans Jatim Koridor II di Terminal Kertajaya.

Menurutnya, animo masyarakat terhadap layanan ini masih sedang berkembang. Yazid optimistis bahwa jumlah penumpang akan meningkat signifikan akhir pekan mendatang.

“Ikhtisar saya adalah bahwa banyak yang belum mengetahui tentang bus ini. Insyaallah, dalam satu bulan ke depan, akan ada peningkatan penggunaan layanan Trans Jatim,” ujarnya.

Yazid juga mengonfirmasi bahwa beberapa halte Bus Trans Jatim di rute Krian hingga Terminal Purabaya masih dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, bus hanya dapat mengangkut dan menurunkan penumpang di halte dan terminal yang sudah siap.

Baca Juga :  Bus Trans Jatim Koridor III Mojokerto-Gresik Segera Beroperasi, Simak Rute dan Tarifnya!

M Vickri Dwi Saputra, Human Resources Operasional Trans Jatim Koridor II, menambahkan bahwa pada Selasa (22/8), jumlah penumpang Bus Trans Jatim Koridor II lebih banyak dibandingkan dengan hari pertama operasional. Rata-rata, armada yang berangkat dari Terminal Kertajaya sudah penuh penumpang.

“Menurut saya, hari ini (Selasa) mulai ada peningkatan. Pada awalnya mengapa sepi? Karena masih banyak yang belum mengetahuinya,” tandasnya.

Bus Trans Jatim Koridor II diresmikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Minggu (20/8). Dengan jarak tempuh 40 Km dari Terminal Kertajaya ke Bungurasih, bus ini membutuhkan waktu sekitar 70 menit.

Tarifnya sangat terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk penumpang umum, dan hanya Rp 2.500 untuk pelajar, mahasiswa, dan santri.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita
Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging
Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM
Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo
Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB