Bupati Kediri: Penanganan Stunting, Indikator Utama Kinerja Camat

- Penulis

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, telah menggeser fokus penanganan stunting sebagai indikator utama prestasi para camat di daerahnya.

Menyadari bahwa penyelesaian masalah stunting memerlukan sinergi dari berbagai elemen, termasuk pemerintah kabupaten, TNI-Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan camat, ia menekankan perlunya kolaborasi ini.

Bupati yang kerap disapa Mas Dhito ini menjelaskan bahwa camat harus memiliki pemahaman mendalam tentang situasi di lapangan guna memberikan intervensi yang sesuai untuk mengatasi persoalan stunting.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penjelasan tertulisnya pada Selasa (22/8/2023), Hanindhito menyebut, penanganan stunting menjadi salah satu tolak ukur kinerja camat yang kami tekankan.

Pernyataan ini dikeluarkan dalam kunjungan dari Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, di Pendopo Panjalu Jayati pada hari Senin (21/8).

Baca Juga :  Anggaran Stunting Senilai Rp 6 M di Jombang Habis untuk Beli Pulsa dan Ongkos Transportasi

Bupati Hanindhito menegaskan bahwa meskipun upaya-upaya penanganan stunting telah dilakukan oleh camat selama ini, namun dirinya menilai pendekatan ini masih belum mencapai dimensi yang cukup besar.

Hanindhito lebih lanjut mengungkapkan bahwa ia telah memberikan instruksi kepada para camat untuk mengaktifkan program Dasa Wisma yang beroperasi di tingkat desa, bahkan sampai tingkat RT. Program Dasa Wisma ini berperan dalam memantau keluarga-keluarga yang berisiko terkena stunting.

Menurut penjelasan Bupati, Kabupaten Kediri merupakan salah satu wilayah yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik terbesar, yakni sekitar Rp 14 miliar, untuk menangani masalah stunting.

Oleh karena itu, Hanindhito menginstruksikan semua pihak, termasuk Dasa Wisma dan kader pendamping keluarga, untuk mengawasi penggunaan dana tersebut.

Baca Juga :  Ribuan Personel Polisi Siap Amankan Laga Derby Jatim Persik Kediri vs Arema FC

“Bagaimana memastikan bahwa Program Makan Tambahan (PMT) tersampaikan kepada yang membutuhkan,” ditekankan olehnya dengan tegas.

Sementara itu, Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, mengungkapkan bahwa tujuan kunjungannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada kader pendamping keluarga dalam rangka percepatan penurunan angka stunting.

Upaya ini terutama dilakukan mengingat Presiden Joko Widodo telah menetapkan target angka stunting di bawah 14 persen pada tahun 2024.

“Saya ingin menggarisbawahi upaya percepatan penurunan angka stunting, mengingat waktu yang tersisa hanya 1,5 tahun untuk mencapai angka 14 persen,” jelas Hasto.

Tak hanya tentang penurunan angka stunting, Hasto juga berharap agar upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kediri dapat dijalankan. Pasalnya, setiap tahun terdapat sekitar 25 ribu bayi yang lahir di Bumi Panjalu.

Baca Juga :  Ayah Membunuh dan Memerkosa Anak Kandungnya, Berencana Bunuh Diri

Oleh karena itu, langkah-langkah strategis perlu diambil untuk mencegah munculnya kasus stunting, termasuk pengendalian pertumbuhan penduduk, pengurangan pernikahan usia dini, dan pendampingan terhadap ibu hamil.

“Jika tidak diawasi dengan baik, risiko kasus stunting baru akan terus muncul,” tegas Hasto sebagai penutup pernyataannya.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB