WHO Update Situasi di Gaza: Kamar Mayat Penuh, Banyak Korban Anak-Anak

- Penulis

Minggu, 29 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Serangan militer Israel terhadap Gaza, Palestina, terus berlanjut, menimbulkan kegelapan dan ketakutan bagi warga sipil, pasien, serta tenaga kesehatan di wilayah tersebut.

Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom, melaporkan situasi mencekam ini.

Pada hari Jumat, tanggal 27 Oktober 2023, Israel telah melakukan pemutusan jalur komunikasi dan pemadaman listrik secara total di Gaza. Akibatnya, warga Gaza terjebak dalam keadaan gelap dan terputus dari dunia luar.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada lebih banyak korban yang terluka setiap jamnya. Namun ambulans tidak dapat menjangkau mereka karena pemadaman komunikasi. Kamar mayat penuh. Lebih dari separuh korban tewas adalah perempuan dan anak-anak,” demikian yang disampaikan WHO dalam platform X.

Baca Juga :  Puluhan Kucing di Polandia Mati, WHO Selidiki Virus Penyebabnya

WHO menekankan pentingnya segera mengambil tindakan pencegahan demi melindungi warga dan infrastruktur sipil, termasuk tenaga kesehatan, pasien, fasilitas rumah sakit, dan ambulans.

“Tindakan aktif harus diambil untuk memastikan mereka tidak dirugikan dan jalur aman disediakan untuk pergerakan pasokan medis, bahan bakar, air, dan makanan yang sangat dibutuhkan ke dalam dan melintasi Gaza,” tegas WHO.

Organisasi ini juga melaporkan pemboman yang terjadi di dekat rumah sakit Indonesia dan Al Shifa sangat memprihatinkan.

Rumah sakit di seluruh Gaza sudah beroperasi secara maksimal karena banyaknya korban luka yang menderita selama berhari-hari akibat serangan yang tak berkesudahan.

Mereka mengaku tak mampu menampung peningkatan jumlah pasien setiap jamnya.

Baca Juga :  Hati-Hati! Ini Dampak El Nino bagi Kesehatan dan Ketersediaan Pangan di Indonesia

Tenaga kesehatan Gaza menghadapi krisis persediaan obat-obatan dan tidak ada tempat lagi untuk menampung pasien baru.

Ambulans tidak dapat menjangkau mereka akibat terputusnya komunikasi. Kamar mayat penuh, lebih dari separuhnya adalah perempuan dan anak-anak.

Sayangnya, WHO belum dapat berkomunikasi dengan stafnya di Gaza, dan situasi serupa juga dialami oleh lembaga lain, termasuk para relawan. Pemimpin Dana Anak PBB (UNICEF), Catherine Russell, mengungkapkan keprihatinannya.

“Kami telah kehilangan kontak dengan rekan-rekan kami di Gaza. Saya sangat prihatin dengan keselamatan mereka dan malam menakutkan bagi satu juta anak di Gaza,” ucap Russell melalui akun UNICEF di platform X.

Kabar terbaru, UNICEF akhirnya dapat terhubung dengan beberapa rekan meskipun dalam kondisi terbatas.

Baca Juga :  Puluhan Kucing di Polandia Mati, WHO Selidiki Virus Penyebabnya

UNICEF juga menegaskan bahwa situasi di Gaza sangat mengerikan dan menuntut adanya “gencatan senjata kemanusiaan” segera serta akses yang aman bagi warga sipil.

Dalam konteks konflik berkepanjangan ini, harapan tertuju pada langkah-langkah yang akan diambil demi melindungi nyawa dan kesejahteraan masyarakat Gaza.

Berita Terkait

Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita
Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging
Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM
Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB