Sarmuji Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.
BLITAR, HARIAN-NEWS.com — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Sarmuji, mengajak masyarakat Blitar membangun perencanaan keuangan dan mulai berinvestasi sejak dini. Menurutnya, perencanaan keuangan menjadi bagian penting dalam menghadapi ketidakpastian sekaligus menyiapkan masa depan yang lebih stabil.
Pesan tersebut disampaikan Sarmuji saat menghadiri Sosialisasi Perencanaan Keuangan dan Investasi Sejak Dini yang digelar Fraksi Golkar DPR RI bekerja sama dengan BNI dan BNI Berbagi di Hotel Ilhami, Blitar, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, perwakilan perbankan, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar Sarmuji, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Golkar Jairi Irawan, serta Anggota DPRD Kabupaten Blitar dari Fraksi Golkar Anik Wahjuningsih.
Dalam kesempatan itu, Sarmuji menegaskan bahwa perencanaan merupakan kunci dalam menghadapi berbagai ketidakpastian, baik dalam kehidupan sehari-hari, karier, maupun pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga.
“Perencanaan itu separuh dari keberhasilan. Semakin tidak pasti situasi yang kita hadapi, semakin penting perencanaan itu dilakukan,” kata Sarmuji.
Menurutnya, perencanaan keuangan harus dilakukan dengan menetapkan target, menyusun strategi, serta memastikan pelaksanaannya secara disiplin. Tanpa perencanaan yang matang, masyarakat akan lebih sulit mencapai tujuan finansial yang telah ditetapkan.
Politisi Golkar tersebut juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan investasi sejak usia produktif. Investasi, kata dia, tidak semata-mata untuk mengejar keuntungan, tetapi menjadi bagian dari strategi mempersiapkan kebutuhan jangka panjang.
“Investasi jangka panjang ini penting agar kita tidak hanya berpikir untuk kebutuhan hari ini, tapi juga menyiapkan 10–20 tahun ke depan,” jelasnya.
Sarmuji berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan sekaligus mendorong warga lebih bijak dalam memilih instrumen investasi.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Pemilihan instrumen investasi perlu mempertimbangkan keamanan, legalitas, risiko, serta tujuan keuangan masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, pihak BNI turut memberikan pemaparan mengenai pengelolaan keuangan dan berbagai instrumen investasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Melalui kegiatan itu, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menabung, tetapi juga mampu menyusun perencanaan keuangan pribadi dan keluarga secara lebih terukur untuk menghadapi kebutuhan di masa mendatang.
Jurnalis: Alvin


