Polisi: Arifin Meninggal Setelah Terjatuh di Kamar Mandi

- Penulis

Minggu, 20 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Polisi menampik informasi pengeroyokan kuli panggul, Arifin asal Gresik hingga tewas di Pasar UKA Benowo Surabaya, pada Kamis (17/8/2023).

Sebelumnya, Arifin, yang biasanya bekerja sebagai kuli panggul di Pasar UKA, diduga terlibat dalam insiden menyenggol payudara penjual kue cucur, istri seorang pria bernama Wawan.

Kejadian ini kemudian berujung pada pengeroyokan terhadap Arifin oleh Wawan bersama dua saudaranya, yang dikenal dengan inisial ID dan SR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat pengeroyokan tersebut, Arifin mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, sayangnya, nyawanya tidak berhasil diselamatkan, dan ia akhirnya meninggal dunia.

Namun, informasi ini ditampik oleh Kapolsek Benowo, AKP Nuridiantor Eko Wartono.

Baca Juga :  Polisi Selidiki 3 Pria Buntut Pengeroyokan Kuli Panggul Senggol Payudara

AKP Nuridiantor mengklaim bahwa Arifin bukan meninggal di rumah sakit akibat pengeroyokan, melainkan karena terjatuh di kamar mandi rumahnya sendiri.

Pernyataan ini dikeluarkan pada Sabtu (19/8/2023) melalui pesan singkat Whatsapp.

Namun, ada catatan yang menarik dalam kasus ini. Menurut saksi bernama Novi, keponakan Arifin, korban sempat memberikan kesaksian tentang insiden tersebut sebelum meninggal.

Baca Juga :  Kuli Panggul Tewas Dikeroyok Usai Menyenggol Payudara Penjual Cucur

Novi menceritakan bahwa Arifin menceritakan kejadian tersebut kepada dirinya.

“Paman saya itu sempat cerita ke saya karena dirumah mbak Elizabeth (istrinya) sedang kerja. Setelah cerita, lalu kepala paman merasa pusing, kemudian ke kamar mandi karena merasa mual. Namun agak lama, tiba-tiba dia terjatuh dan kejang-kejang, kemudian tidak bernafas,” ujar Novi pada Sabtu (19/8/2023).

Dari tewasnya korban yang diduga mengalami gegar otak, Kepolisian tidak sempat melakukan otopsi karena korban sudah dimakamkan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Pelaku Pengeroyokan Pasar UKA Menyerahkan Diri

Ketika ditanya mengenai ketidakadaan tindakan otopsi, Kapolsek Benowo AKP Nurdiyanto Eko Wartono enggan memberikan keterangan.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryono Widi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Polsek Benowo mengenai hasil penyelidikan kasus pengeroyokan di Pasar UKA.

“Kapolsek memberikan laporan bahwa tiga orang merupakan terduga pengeroyokan, dan satu pelaku utama yaitu Wawan telah menyerahkan diri ke Polsek Benowo, sedangkan dua lainnya masih dicari keberadaannya,” ujar AKP Haryono Widi pada Minggu (20/8/2023).

Berita Terkait

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung
Rapat Kerja LPI Al-Azhaar Targetkan Anak Melek Teknologi dengan Nilai-Nilai Islami
Brand Fashion Salvina.ys Salurkan Bantuan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir Bandang di Tanah Datar
Ratusan Pemudik Pilih Angkutan Gratis Saat Gelombang Arus Balik Lebaran
Viral Kru Bus Margo Joyo Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro
Ditlantas Polda Jatim Antisipasi Kepadatan Lalin Objek Wisata Saat Arus Balik
Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:02 WIB

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung

Jumat, 24 Mei 2024 - 07:56 WIB

Rapat Kerja LPI Al-Azhaar Targetkan Anak Melek Teknologi dengan Nilai-Nilai Islami

Minggu, 14 April 2024 - 21:51 WIB

Viral Kru Bus Margo Joyo Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro

Minggu, 14 April 2024 - 21:45 WIB

Ditlantas Polda Jatim Antisipasi Kepadatan Lalin Objek Wisata Saat Arus Balik

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:23 WIB

Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:16 WIB

Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Berita Terbaru

Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, kepolisian, dan Jasa Raharja, mengadakan razia ramp check, memeriksa kelengkapan dan kelaikan armada bus pariwisata di kawasan pesisir selatan Tulungagung, Kamis (23/5/2024).

berita

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:02 WIB

advertorial

ICONNET Ajak 1000 Pelanggan Setia dari 25 Kota Nonton Bareng

Senin, 20 Mei 2024 - 18:48 WIB

opini

Kendaraan Si Pengganti Kaki

Jumat, 17 Mei 2024 - 14:12 WIB