Pendaftaran Program Kampus Mengajar Angkatan 7 Segera Dibuka dengan Kuota 30.000 Mahasiswa

- Penulis

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Program Kampus Mengajar, salah satu unggulan dalam kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), akan segera membuka pendaftaran untuk Angkatan 7 pada tanggal 1 November 2023 mendatang.

Pengumuman ini resmi disampaikan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dit Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam acara Sosialisasi Pendaftaran Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 7 secara daring.

Kegiatan sosialisasi ini telah berlangsung sejak Selasa, 17 Oktober 2023, dan akan berlangsung hingga Selasa, 31 Oktober 2023. Untuk memperluas jangkauan, sosialisasi dilakukan di 16 wilayah kerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Kampus Mengajar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa serta akselerasi peningkatan literasi dan numerasi peserta didik di sekolah sasaran.

Baca Juga :  Pendaftar CASN 2023 Capai 500 Ribu, PPPK Guru di Jatim Mendominasi

Angkatan 7 akan membuka kesempatan bagi 30.000 mahasiswa terpilih. Seleksi ketat akan dilakukan sebelum mahasiswa ditempatkan di 3.000 sekolah, termasuk SD, SMP, dan SMK di seluruh Indonesia.

Seperti angkatan sebelumnya, program Kampus Mengajar Angkatan 7 tetap melibatkan mahasiswa vokasi dan SMK sebagai sekolah sasaran.

Hal ini mendapatkan apresiasi dari Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Beny Bandanadjaja, yang mengatakan, “Dengan kesempatan bertugas di SMK bagi mahasiswa vokasi, kami harap mahasiswa bisa membagikan pengalaman serta pengetahuannya dalam aspek penguatan literasi digital dan membantu melatih kepemimpinan serta komunikasi peserta didik di SMK melalui kolaborasi bersama para guru.”

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek, Sri Suning Kusumawardani, mengungkapkan bahwa program Kampus Mengajar telah melibatkan peran 112.000 mahasiswa di lebih dari 23.000 sekolah sasaran.

Baca Juga :  Festival Layang-layang Tuban Dipenuhi Ratusan Layang-Layang Tradisional dan Ular Naga

Ia berharap program ini dapat menjadi solusi dalam menghadapi tantangan keunggulan SDM yang semakin kompleks. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, mahasiswa yang bergabung dalam program ini akan diasah dalam berbagai kompetensi, mulai dari kemampuan komunikasi hingga kemampuan pemecahan masalah.

Sri Suning Kusumawardani menambahkan, “Saya harap, tujuan baik ini juga bisa mendapatkan dukungan penuh dari perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk bisa bergabung, mendaftar, dan mengabdi di program Kampus Mengajar Angkatan 7.”

Dengan partisipasi banyak mahasiswa akademik maupun vokasi, Sri Suning yakin bahwa Kampus Mengajar akan memberikan pengalaman yang unik, membantu mahasiswa memahami arti sejati dari pendidikan.

“Perjalanan penuh kisah sebagai proses pembelajaran yang nantinya akan mahasiswa jalani selama beberapa bulan ke depan melalui program ini, saya harap juga akan menjadi perjalanan dalam menemukan arti sejati dari pentingnya pendidikan,” tutupnya.

Baca Juga :  Petugas Gagalkan Aksi Penyelundupan Sabu dalam Bakso ke Lapas Tulungagung

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran program Kampus Mengajar Angkatan 7 dapat ditemukan di akun Instagram resmi Kampus Mengajar (@kampusmengajar), laman MBKM Program Kampus Mengajar (https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/program/mengajar), dan surat elektronik Kampus Mengajar ([email protected]).

Berita Terkait

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung
Rapat Kerja LPI Al-Azhaar Targetkan Anak Melek Teknologi dengan Nilai-Nilai Islami
ICONNET Ajak 1000 Pelanggan Setia dari 25 Kota Nonton Bareng
Ratusan Pemudik Pilih Angkutan Gratis Saat Gelombang Arus Balik Lebaran
Viral Kru Bus Margo Joyo Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro
Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD
Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin
Sebelum Wafat, Rizal Ramli Hampir 2 Bulan Dirawat di RSCM karena Kanker Pankreas

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:02 WIB

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung

Jumat, 24 Mei 2024 - 07:56 WIB

Rapat Kerja LPI Al-Azhaar Targetkan Anak Melek Teknologi dengan Nilai-Nilai Islami

Minggu, 14 April 2024 - 21:51 WIB

Viral Kru Bus Margo Joyo Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro

Minggu, 14 April 2024 - 21:45 WIB

Ditlantas Polda Jatim Antisipasi Kepadatan Lalin Objek Wisata Saat Arus Balik

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:23 WIB

Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:16 WIB

Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Berita Terbaru

Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, kepolisian, dan Jasa Raharja, mengadakan razia ramp check, memeriksa kelengkapan dan kelaikan armada bus pariwisata di kawasan pesisir selatan Tulungagung, Kamis (23/5/2024).

berita

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:02 WIB

advertorial

ICONNET Ajak 1000 Pelanggan Setia dari 25 Kota Nonton Bareng

Senin, 20 Mei 2024 - 18:48 WIB

opini

Kendaraan Si Pengganti Kaki

Jumat, 17 Mei 2024 - 14:12 WIB