Pembelian Seragam Sekolah di SMAN 1 Kedungwaru Ada Paksaan? Ini Kata Wali Murid

- Penulis

Jumat, 28 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi seragam sekolah SMA

ilustrasi seragam sekolah SMA

Tulungagung – Buntut polemik harga seragam sekolah SMAN 1 Kedungwaru yang dinilai cukup mahal, ini kata wali murid.

Beberapa waktu lalu warga Tulungagung dihebohkan dengan beredarnya kwitansi harga seragam SMAN 1 Kedungwaru yang dinilai memberatkan wali murid.

Polemik soal harga seragam ini bahkan hingga menyita perhatian Dinas Pendidikan Jawa Timur. Akhirnya, Plt Kepala SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung, Norhadin, resmi dinonaktifkan sementara.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari berita sebelumnya, Humas SMAN 1 Kedungwaru, Agung Cahyadi, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa harganya memang riil, dan sekolah tidak pernah memaksa siswa untuk membeli.

Pertanyaannya, benarkah pembelian seragam ini tidak diwajibkan, dan wali siswa tidak mendapat tekanan (preasure) dari pihak sekolah.

Baca Juga :  Hasil Piala AFF U-23 : Timnas Indonesia U-23 Kalah atas Malaysia 1-2

Seorang wali murid berinisial L (38) mengatakan, seragam sekolah tercantum dalam daftar ulang. Jadi, secara santun, pihak sekolah mewajibkan pembelian seragam sekolah.

“Bagaimana kita tidak beli mas, seragam kan dimasukkan kedalam daftar ulang. Kita saat itu kan takut juga kalau anak kita (daftar ulangnya) tidak diterima. Saya tidak tahu ini tekanan atau bukan,“ ungkap L singkat.

Beberapa wali murid berharap, penegak hukum dapat menyelidiki persoalan ini, sebab sekolah diindikasi membantu kelancaran penjualan seragam sekolah yang dinilai mahal ini melalui proses daftar ulang.

Bila tindakan itu terbukti, sekolah telah melanggar Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita
Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging
Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM
Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo
Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB