Pabrik Rambut Palsu PT.HTI Paksa Pekerja Lembur Tanpa Bayaran

- Penulis

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Par

Par

Tuban – Para pekerja perusahaan pabrik rambut palsu yaitu PT Harpia Teknologi Indonesia (HTI) cabang Kabupaten Tuban memaksa para pekerja untuk melakukan pekerjaan lembur tanpa diberi bayaran.

Tindakan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut guna memenuhi target pengiriman.

Tidak membayar pekerja saat lembur kerja telah melanggar Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 yang menyatakan jika pengusaha tidak membayar upah kerja lembur maka dapat dikenai sanksi pidana kurungan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) dan paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari penjelasan para pekerja pabrik rambut PT HTI menuturkan lembur memang diberlakukan sejak lama oleh pihak perusahaan. Namun, beberapa bulan terakhir ini, pekerja diminta untuk memenuhi target dengan kerja lembur namun tanpa ada bayaran.

Baca Juga :  Puncak Haul Akbar ke-53 Ponpes Langitan: Rekayasa Arus Lalin dan Pengamanan Ketat

Para pekerja terpaksa harus mengikuti aturan baru tersebut dikarenakan takut tidak digaji dan dikeluarkan oleh pihak perusahaan.

“Saya nggak berani membantah aturan perusahaan dan terpaksa mengerjakan walaupun tidak dibayar, yang penting target terpenuhi,” ujar salah satu perkerja yang tidak ingin disebut namanya, Jumat (17/11/2023).

Salah seorang manager PT Harpia Teknologi Indonesia, Astutik Dwi membenarkan adanya hal tersebut. Setelah dikonfirmasi melalui chatting Whatsapp.

Astutik Dwi mempersilahkan pihak media untuk memberitakan situasi yang dialami oleh pekerja perusahaan pabrik rambut di Kabupaten Tuban tersebut.

PT Harpia Teknologi Indonesia adalah perusahaan pabrik rambut yang berpusat di Sidoarjo. Dan saat ini juga merintis cabang di beberapa Kabupaten di Jawa Timur, salah satunya di Kabupaten Tuban dengan memperkejakan sekitar 100-200 orang pekerja wanita yang semuanya dari daerah setempat.

Baca Juga :  Puncak Haul Sunan Bonang Diwarnai Kehadiran Wakil Presiden

Berita Terkait

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung
Rapat Kerja LPI Al-Azhaar Targetkan Anak Melek Teknologi dengan Nilai-Nilai Islami
Ratusan Pemudik Pilih Angkutan Gratis Saat Gelombang Arus Balik Lebaran
Viral Kru Bus Margo Joyo Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro
Ditlantas Polda Jatim Antisipasi Kepadatan Lalin Objek Wisata Saat Arus Balik
Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:02 WIB

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung

Jumat, 24 Mei 2024 - 07:56 WIB

Rapat Kerja LPI Al-Azhaar Targetkan Anak Melek Teknologi dengan Nilai-Nilai Islami

Minggu, 14 April 2024 - 21:51 WIB

Viral Kru Bus Margo Joyo Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro

Minggu, 14 April 2024 - 21:45 WIB

Ditlantas Polda Jatim Antisipasi Kepadatan Lalin Objek Wisata Saat Arus Balik

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:23 WIB

Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:16 WIB

Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Berita Terbaru

Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, kepolisian, dan Jasa Raharja, mengadakan razia ramp check, memeriksa kelengkapan dan kelaikan armada bus pariwisata di kawasan pesisir selatan Tulungagung, Kamis (23/5/2024).

berita

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:02 WIB

advertorial

ICONNET Ajak 1000 Pelanggan Setia dari 25 Kota Nonton Bareng

Senin, 20 Mei 2024 - 18:48 WIB

opini

Kendaraan Si Pengganti Kaki

Jumat, 17 Mei 2024 - 14:12 WIB