banner pilkada 2024

Pabrik Rambut Palsu PT.HTI Paksa Pekerja Lembur Tanpa Bayaran

Par

Tuban – Para pekerja perusahaan pabrik rambut palsu yaitu PT Harpia Teknologi Indonesia (HTI) cabang Kabupaten Tuban memaksa para pekerja untuk melakukan pekerjaan lembur tanpa diberi bayaran.

Tindakan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut guna memenuhi target pengiriman.

Tidak membayar pekerja saat lembur kerja telah melanggar Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 yang menyatakan jika pengusaha tidak membayar upah kerja lembur maka dapat dikenai sanksi pidana kurungan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) dan paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) .

Dari penjelasan para pekerja pabrik rambut PT HTI menuturkan lembur memang diberlakukan sejak lama oleh pihak perusahaan. Namun, beberapa bulan terakhir ini, pekerja diminta untuk memenuhi target dengan kerja lembur namun tanpa ada bayaran.

Para pekerja terpaksa harus mengikuti aturan baru tersebut dikarenakan takut tidak digaji dan dikeluarkan oleh pihak perusahaan.

“Saya nggak berani membantah aturan perusahaan dan terpaksa mengerjakan walaupun tidak dibayar, yang penting target terpenuhi,” ujar salah satu perkerja yang tidak ingin disebut namanya, Jumat (17/11/2023).

Salah seorang manager PT Harpia Teknologi Indonesia, Astutik Dwi membenarkan adanya hal tersebut. Setelah dikonfirmasi melalui chatting Whatsapp.

Astutik Dwi mempersilahkan pihak media untuk memberitakan situasi yang dialami oleh pekerja perusahaan pabrik rambut di Kabupaten Tuban tersebut.

PT Harpia Teknologi Indonesia adalah perusahaan pabrik rambut yang berpusat di Sidoarjo. Dan saat ini juga merintis cabang di beberapa Kabupaten di Jawa Timur, salah satunya di Kabupaten Tuban dengan memperkejakan sekitar 100-200 orang pekerja wanita yang semuanya dari daerah setempat.

Baca Juga
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Jurnalistik Berkualitas Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!