MALANG, SIARANESIA.COM – Pembangunan Jembatan Bendrong di Dusun Bendrong, Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, terus dikebut. Penanganan infrastruktur yang menjadi akses penting masyarakat tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.
Percepatan pekerjaan menjadi perhatian tersendiri karena wilayah Kabupaten Malang mulai memasuki musim hujan. Kondisi tersebut menuntut penanganan jembatan berjalan sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.
Perbaikan Jembatan Bendrong merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Pemerintah Desa Argosari. Sebelumnya, bagian pondasi jembatan mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan untuk menjaga keamanan dan kelancaran akses warga.
Jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat. Selain menjadi jalur aktivitas sehari-hari, akses ini dimanfaatkan warga untuk menuju sekolah, tempat kerja, pasar, lahan pertanian, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.
Camat Jabung, Franky Sukandari, S.STP., M.AP., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM), yang telah menindaklanjuti usulan masyarakat.
“Penanganan Jembatan Bendrong ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat melalui Pemerintah Desa Argosari. Kami mengapresiasi respons Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang yang telah menindaklanjuti kebutuhan penanganan jembatan ini,” ujar Franky.
Menurutnya, keberadaan jembatan sangat vital bagi masyarakat Desa Argosari, terutama untuk menunjang aktivitas harian di tengah kondisi cuaca yang mulai memasuki musim hujan.
Franky berharap pekerjaan dapat berjalan lancar sesuai perencanaan dan ketentuan teknis sehingga jembatan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat secara aman dan nyaman.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan faktor cuaca dan keselamatan pekerja selama proses pembangunan, tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan.
Konstruksi Box Culvert Beton
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan DPUBM Kabupaten Malang, Anita Aulia Sari, ST., MT., menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut masuk dalam kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota dengan nama paket Jembatan Bendrong di Kecamatan Jabung.
Menurut Anita, pekerjaan memiliki jangka waktu pelaksanaan 160 hari kalender dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2026.
Konstruksi yang digunakan berupa jembatan box culvert dengan pengecoran di tempat (cast in situ), menggunakan mutu beton FC’ 25 MPa dan dimensi 5,00 meter x 6,00 meter x 3,00 meter.
Anita menegaskan, pelaksanaan pekerjaan terus dipantau agar seluruh tahapan pembangunan sesuai desain, spesifikasi teknis, serta standar mutu material yang telah ditetapkan.
“Dalam pelaksanaan, kami tetap menekankan kesesuaian terhadap desain, spesifikasi teknis, mutu material, dan tahapan pelaksanaan. Pengawasan dan pengecekan dilakukan secara berlapis agar pekerjaan dapat terlaksana sesuai ketentuan,” jelasnya.
DPUBM Kabupaten Malang juga terus berkoordinasi dengan pihak pelaksana dan unsur terkait untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal.
“Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai jadwal. Yang terpenting, pelaksanaan tetap memperhatikan aspek mutu dan ketentuan teknis sehingga hasil pekerjaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Anita.
Warga Harapkan Akses Lebih Aman
Di tengah berlangsungnya pembangunan, masyarakat berharap penyelesaian Jembatan Bendrong dapat memberikan kepastian akses yang lebih aman dan nyaman, terutama ketika curah hujan meningkat.
Selain pembangunan jembatan, warga juga berharap penanganan infrastruktur pendukung di sekitarnya, seperti drainase dan pengaman tebing, turut mendapat perhatian guna mengantisipasi potensi genangan maupun longsor.
Penyelesaian proyek ini diharapkan tidak sekadar memperbaiki kerusakan konstruksi, tetapi juga memperkuat konektivitas dan mendukung kelancaran aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat Desa Argosari dan sekitarnya.
Reporter: Aruji | Siaranesia.com


