Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Mahasiswa KKN Unisda Terbitkan Buku Mendhak Sanggring

- Penulis

Sabtu, 5 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan – Demi menjaga warisan budaya, tradisi dan kearifan lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Darul Ulum Lamongan membuat buku Mendhak Shanggring Desa Tlemang.

Buku tersebut memuat data-data dan informasi seperti sejarah budaya Mendhak Sanggring.

“Kita tahu dengan revolusi digital budaya asing juga dengan mudahnya mempengaruhi alam bawah sadar anak-anak kita. Sehingga, mendhak sanggring ini kami dukung untuk dilestarikan dari level anak-anak sekolah sampai ibu-ibu, dan lain sebagainya dalam bentuk buku,” ulas Ibu Intan Maya Sari Selaku Dosen Pebimbing Lapangan (DPL) KKN Unisda Lamongan, di Desa Tlemang Lamongan, Sabtu(5/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu program kerja keilmuan yang dilakukan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pengembangan desa.

Baca Juga :  Rektor Unisda, Gus Hafidz Pimpin ISNU Lamongan

Desa Tlemang yang terletak di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan memiliki tradisi dan budaya yang begitu berharga dan terus dijaga keeksistensiannya oleh masyarakat setempat, yakni tradisi Mendhak Sanggring.

Warisan budaya ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari identitas budaya lokal serta telah dikenal dan diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh pemerintah Kabupaten Lamongan.

Kegiatan yang dilakukan oleh tim KKN Unisda 2023 di Desa Tlemang berupa observasi serta wawancara dengan beberapa tokoh masyarakat terkemoka guna mendokumentasikan sejarah tradisi Mendhak Sanggring yang rencananya akan diterbitkan dalam bentuk buku.

Berdasarkan hasil wawancara tim KKN Unisda Desa Tlemang, Warisan budaya Mendhak Sanggring dilaksanakan pada tanggal 24-27 Jumadil Awal yang terdiri dari 4 tahapan, dimulai dengan prosesi bersih sendang; dilanjutkan bersih cungkup/makam Ki Buyut Terik.

Baca Juga :  PKKMB Unisda 2023, Sarana Bekali Mahasiswa Visi Masa Depan

Kemudian prosesi ketiga yakni selametan daging kambing yang meliputi selametan Cethik Geni, pertunjukan wayang krucil, ziarah makam Ki Buyut Terik, dan kenduri.

Sedangkan prosesi puncaknya adalah selametan Sanggring (Mendhak Sanggring) dimana para warga lelaki memasak ayam dengan dicampur rempah-rempah yang diperoleh dari seluruh warga Desa Tlemang. Prosesi tersebut dimasak pada 3 kenceng/wajan besar.

Hal yang unik dari kegiatan memasak ini adalah proses mengaduk pada kenceng/wajan besar tersebut , dimulai dari kenceng 1 yang dipindah ke kenceng 2, dan dipindah lagi ke kenceng 3, dan sebaliknya.

Setelah semua prosesi masak besar selesai, masakan tersebut terlebih dulu disajikan dalam 44 piring yang diambil dari kenceng 1 yang digunakan sebagai sesajen dan diletakkan di satu ruangan kosong.

Baca Juga :  Unisda Perluas Kerjasama Internasional dengan University Malaysia Kelantan

Setelah prosesi tersebut, masakan akan dicicipi oleh Kepala desa sebelum dibagikan kepada seluruh warga. Seringkali banyak orang dari luar desa yang datang saat pelaksanaan Mendhak Sanggring tersebut untuk meminta masakan Sanggring yang dipercaya dapat dijadikan obat.

Tradisi Mendhak Sanggring menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana masyarakat Desa Tlemang menghargai dan melestarikan kearifan lokal di era modernisasi.

Dengan kesungguhan dan kecintaan masyarakat terhadap tradisi ini, masyarakat setempat berhasil menjaga keunikan dan keaslian budaya yang ada sehingga dapat terus mengalir dan memberi inspirasi bagi generasi mendatang.(*)

 

*) Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya dari SiaraNesia, temukan kami di Google News sekarang!

Berita Terkait

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung
Rapat Kerja LPI Al-Azhaar Targetkan Anak Melek Teknologi dengan Nilai-Nilai Islami
Ratusan Pemudik Pilih Angkutan Gratis Saat Gelombang Arus Balik Lebaran
Viral Kru Bus Margo Joyo Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:02 WIB

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung

Jumat, 24 Mei 2024 - 07:56 WIB

Rapat Kerja LPI Al-Azhaar Targetkan Anak Melek Teknologi dengan Nilai-Nilai Islami

Minggu, 14 April 2024 - 21:51 WIB

Viral Kru Bus Margo Joyo Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro

Minggu, 14 April 2024 - 21:45 WIB

Ditlantas Polda Jatim Antisipasi Kepadatan Lalin Objek Wisata Saat Arus Balik

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:23 WIB

Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:16 WIB

Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Berita Terbaru

Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, kepolisian, dan Jasa Raharja, mengadakan razia ramp check, memeriksa kelengkapan dan kelaikan armada bus pariwisata di kawasan pesisir selatan Tulungagung, Kamis (23/5/2024).

berita

Puluhan Bus Terjaring Razia Ramp Check di Tulungagung

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:02 WIB

advertorial

ICONNET Ajak 1000 Pelanggan Setia dari 25 Kota Nonton Bareng

Senin, 20 Mei 2024 - 18:48 WIB

opini

Kendaraan Si Pengganti Kaki

Jumat, 17 Mei 2024 - 14:12 WIB