Sejumlah Air Sumur di Kediri Tercemar, Warga: Mirip Bau Pertalite

- Penulis

Minggu, 10 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri – Air sumur di Kelurahan Tempurejo, Pesantren, Kota Kediri diduga mengalami pencemaran serius yang telah berlangsung sejak awal Agustus 2023.

Bau air sumur tersebut disebut mirip dengan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini tidak hanya dialami oleh satu atau dua warga, melainkan juga dirasakan oleh sejumlah warga di daerah tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kediri (DLHKP) bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri akhirnya turun tangan untuk mengatasi masalah ini.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka telah melakukan pengambilan sampel air dari sebanyak 14 sumur yang diduga tercemar di Kelurahan Tempurejo.

Air dalam sumur-sumur tersebut tidak hanya berbau, tetapi juga terasa licin. Bahkan, beberapa di antaranya berwarna keruh dan hitam.

Baca Juga :  ITS Teliti Dugaan Pencemaran Air Sumur di Kediri Mirip Bau BBM

Kondisi yang semakin memburuk ini mengakibatkan Pemerintah Kota Kediri bersama dengan Polres Kediri mengambil sampel.

Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab pencemaran yang telah meresahkan warga.

Salah seorang warga, Sulastri, yang tinggal di RT 2 RW 5 Kelurahan Tempurejo, menggambarkan perubahan drastis dalam kondisi air sumurnya sejak Agustus lalu.

“Kualitas air sumur semakin memburuk, air semakin keruh dan kental di permukaannya. Saya juga mencium bau air yang sangat menyengat dan mirip dengan bau minyak,” ungkap Sulastri, Sabtu (9/9/2023).

Hal serupa juga dirasakan oleh Abdulloh Mubarok, Ketua RT 5 RW 2, yang menyamakan bau air sumur dengan BBM Pertalite.

“Bau air sumur ini seperti BBM Pertalite. Sangat berminyak dan lengket,” ujar Mubarok.

Baca Juga :  FK Unair dan Kampus Belanda Kerjasama Atasi Permasalahan Tulang dan Sendi

Pencemaran air sumur ini telah berlangsung selama sebulan terakhir, yang mengharuskan warga mengandalkan pasokan air dari DLHKP dan PDAM Kota Kediri untuk keperluan minum dan kegiatan sehari-hari seperti mandi dan mencuci.

Setiap pagi dan sore, instansi tersebut secara bergantian mengirimkan air dengan menggunakan 10 tandon berkapasitas 400 liter dan 4 tandon berkapasitas 200 liter.

Selain itu, dalam 15 hari terakhir, warga juga menerima bantuan air galon dari SPBU di sekitar lokasi. Namun, kemarin bantuan ini tiba-tiba dihentikan tanpa pemberitahuan.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita
Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging
Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM
Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo
Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB