SBY Ungkap Soal Anies Ke Cikeas Deklarasi Cawapres: Kok Jadi Begini

- Penulis

Jumat, 1 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kehadiran Anies Baswedan di Cikeas pada sepekan yang lalu menjadi sorotan utama Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY mengungkapkan bahwa dalam kunjungan tersebut, Anies membahas mengenai rencana deklarasi calon presiden dan calon wakil presiden pada awal bulan September.

“Ingatan saya masih segar saat saya duduk di ruangan ini pada tanggal 25 Agustus 2023. Artinya, hanya seminggu yang lalu, Pak Anies juga duduk di sini bersama tim 8. Memang, AHY tidak selalu hadir,” ujar SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/9/2023).

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

SBY menjelaskan bahwa Anies hadir pada waktu itu untuk melaporkan rencana deklarasi calon presiden dan calon wakil presiden.

SBY menyatakan bahwa Anies telah memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden.

Baca Juga :  Anies Ziarah Makam Ayah Cak Imin : Wacana Duet di Pilpres 2024 Anies-Muhaimin Mencuat

“Pak Anies menyampaikan kepada saya, pada awal September ini dia akan mengumumkan koalisi ini dalam kapasitasnya sebagai calon presiden bersama calon wakil presiden yang telah diputuskan,” tambahnya.

Namun, SBY menerima kabar yang mengejutkan hanya tiga hari setelah kunjungan Anies. Padahal, Anies datang dengan semangat yang luar biasa.

“Hanya tiga hari kemudian, kita mendapatkan kabar yang sangat mengejutkan. Padahal, saat itu Pak Anies datang dengan semangat yang luar biasa, kata-kata yang sangat baik, baik di Cikeas dua kali, di Malang, dan di Pacitan,” ungkap SBY.

SBY menekankan bahwa tidak ada satupun kata yang disampaikan oleh Anies mengenai kesepakatan untuk berduet dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Ia memahami perasaan kecewa yang dialami oleh semua kader Partai Demokrat.

Baca Juga :  Google Resmi Luncurkan Fitur Anti Penguntitan 'Unknown Tracker Alerts' untuk Android

“Dalam kejadian seperti itu, tidak ada satu kata pun yang disampaikan kepada saya, atau tentu saja kepada Ketua Umum. Saya sebagai orang tua merasa bingung dengan situasi ini. Saya kira semua kader kita di seluruh negeri ini merasakan emosi dan kemarahan yang berbeda-beda,” jelasnya.

Mengenai reaksi dari kader dan non-kader, SBY mengakui bahwa pesan-pesan berdatangan dari berbagai pihak, sejak pagi hingga subuh di Cikeas. Banyak dari pesan tersebut diungkapkan dengan emosi.

“Dari ribuan pesan yang saya terima, ada dua pesan yang menarik perhatian saya,” kata SBY.

SBY kemudian membacakan pesan pertama yang menyatakan bahwa AHY dan Partai Demokrat menjadi korban dalam peristiwa duet Anies-Cak Imin.

“Pesan tersebut kurang lebih berbunyi, ‘Saya tahu politik sering kali penuh tipu daya, tapi saya tidak menyangka bahwa ini akan begitu buruk. AHY dan Partai Demokrat menjadi korban’,” kata SBY.

Baca Juga :  Nasib IndiHome dan Orbit setelah Ada Telkomsel One

Kemudian, SBY menyampaikan pesan keduanya yang membahas tentang “musang berbulu domba.”

“Ada pesan lain yang menyebut, ‘Partai Demokrat seperti diprank oleh musang berbulu domba’,” kata SBY.

SBY kemudian menjelaskan makna peribahasa “musang berbulu domba.” Menurutnya, musang berbulu domba terlihat manis dan ramah di depan, namun bisa menjadi ganas saat melihat kesempatan.

“Saya teringat dengan peribahasa ini, bukan merujuk kepada tokoh. Ini adalah sebuah peribahasa. Musang adalah hewan, bukan manusia. Mungkin tafsirnya adalah bahwa kita menjadi korban kejutan dalam situasi ini,” tegas SBY.

SBY menegaskan bahwa yang ia sampaikan adalah peribahasa, bukan penilaian terhadap tokoh-tokoh tertentu.

Berita Terkait

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD
Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin
Sebelum Wafat, Rizal Ramli Hampir 2 Bulan Dirawat di RSCM karena Kanker Pankreas
Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB