Puskesmas Kauman Komitmen Sehatkan Santri Lewat Program Ponpes Sehat

Siaranesia.com, TULUNGAGUNG – Kesehatan santri bukan lagi wacana, tetapi sudah menjadi gerakan nyata. Inilah yang ditunjukkan UPT Puskesmas Kauman di bawah kepemimpinan dr. Nanik Azizah, ketika hadir langsung mendampingi pelaksanaan Program Pondok Pesantren Sehat di Ponpes Al Hikmah, Mlathen, Desa Bolorejo, Kauman, Tulungagung, Jawa Timur pada 14 Agustus 2025, lalu.

Program yang digagas Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung ini menjadi tonggak penting. Sebanyak 100 santri—50 putra dan 50 putri—ikut terlibat dalam kegiatan yang dirancang untuk menggali sekaligus meneguhkan kesadaran hidup sehat di lingkungan pesantren.

Penyuluhan: Menyentuh Akar Masalah, Membuka Kesadaran Baru Para santri diberi edukasi tentang isu-isu krusial: penyakit menular seperti HIV/AIDS dan sifilis, bahaya rokok serta NAPZA, hingga fenomena bullying di kalangan remaja pesantren. Dialog terbuka membuat pesan kesehatan tidak berhenti di telinga, melainkan tertanam dalam kesadaran.

Pemeriksaan: Deteksi Dini, Investasi Kesehatan Santri Lebih dari sekadar penyuluhan, tim medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh:
pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut,
pemeriksaan tekanan darah dan gula darah,
skrining anemia khusus bagi santriwati melalui cek hemoglobin,
skrining tuberkulosis (TBC).

Langkah-langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyakit sejak dini.

dr. Nanik Azizah menegaskan, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan para santri, tetapi juga menjadi model pembinaan kesehatan pesantren yang berkelanjutan. Santri sehat, pesantren kuat, bangsa pun akan lebih tangguh.”

Program Ponpes Sehat ini menjadi penegasan bahwa sinergi antara dunia pendidikan berbasis agama dan layanan kesehatan bukan pilihan, melainkan kebutuhan. Dari pesantren, budaya hidup sehat ditegakkan, dan dari santri, semangat menjaga kesehatan disebarkan.

JURNALIS NUR
EDITOR ARIEF

Baca Juga
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Jurnalistik Berkualitas Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!