banner pilkada 2024
banner hut ri

RSUD Soewandhie Buka Suara Soal Pencurian Limbah Medis Oleh Cleaning Service

Surabaya – Cleaning service berinisial Z (25) dari RSUD Soewandhie Surabaya telah ditangkap oleh pihak kepolisian setelah mencuri limbah medis. Pihak RSUD Soewandhie telah memberikan tanggapan terkait tindakan pelaku.

Direktur Utama RSUD Soewandhie, Dr. Billy Messakh, mengungkapkan bahwa limbah medis yang dicuri oleh pelaku awalnya berasal dari poli bedah dan kemudian disimpan di laboratorium. Inilah tempat pelaku melakukan aksinya.

“Barang-barang tersebut awalnya digunakan di poli bedah, lalu setelah menjadi sampah, disimpan di laboratorium. Pada suatu sore, barang tersebut tiba-tiba menghilang. Kami menyadari hal ini karena setiap kotak keamanan berisi sampah medis memiliki registrasi,” kata Billy pada Kamis (31/8/2023).

Billy menjelaskan bahwa limbah yang dicuri oleh pelaku kemudian dibuang di TPS Jalan Rangkah. Warga setempat kemudian menemukan limbah tersebut, dan RSUD dituduh membuang limbah medis secara sembarangan.

Setelah warga memberi tahu RSUD tentang temuan ini, rumah sakit segera melakukan pemeriksaan dan baru kemudian terungkap bahwa pelaku adalah seorang pencuri.

“Kami melihat rekaman CCTV, Z membawa sampah keluar dari rumah sakit menggunakan trolley, lalu menghilang,” ungkap Billy.

Selanjutnya, motif pelaku yang mencuri limbah medis dan membuangnya di TPS ternyata disebabkan oleh perasaan sakit hati terhadap RSUD. Hal ini dikarenakan pelaku sering mendapatkan kritik karena kinerjanya dianggap kurang baik.

“Kritik ini merupakan evaluasi kinerjanya. Dia sering mendapat kritik dari pimpinan unitnya, dan akhirnya dia dipindahkan. Saat dipindahkan, dia melakukan tindakan ini. Namun, kami tetap ingin membina dia di unitnya. Mungkin dia sudah sangat merasa tersinggung,” kata Billy Messakh.

RSUD berencana mengambil pelajaran dari insiden ini dan melakukan introspeksi, terutama dalam hal menegakkan tanggung jawab kepada setiap karyawan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Dari kasus ini, kami akan melakukan introspeksi dan mengutamakan tanggung jawab kepada karyawan. Rumah sakit ini juga milik karyawan, jadi kami akan membimbing mereka seperti dalam hubungan keluarga,” tegas Billy.

Sebelumnya, seorang cleaning service RSUD dr. Soewandhie Surabaya, berinisial Z (25), warga Surabaya, terpaksa harus berurusan dengan polisi karena mencuri limbah medis beracun dan berbahaya (B3) berupa jarum suntik bekas. Pelaku kini telah diamankan.

Kapolsek Simokerto, Kompol Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa tindakan pencurian tersebut terjadi pada Senin (14/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, pelaku mengambil satu kotak limbah B3 dari ruangan sanitasi rumah sakit.

Baca Juga
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Jurnalistik Berkualitas Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!