RPH Surabaya Kenai Sanksi Pedagang yang Pesan 500 Kg Daging Diduga Gelonggongan

- Penulis

Senin, 28 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Tim monitoring Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya telah mengungkapkan temuan yang menggemparkan.

Sebuah daging sapi utuh dengan berat mencapai 500 kg, diduga gelonggongan, baru-baru ini ditemukan di Jalan Pegirian. Pengiriman daging tersebut ternyata berasal dari Krian.

Informasi mengejutkan ini mengungkap bahwa daging gelonggongan tersebut sebenarnya telah dipesan oleh seorang penjual daging di Pasar Pegirian.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjual ini terdaftar memiliki Kartu Tanda Mitra (KTM) RPH dan juga merupakan Papan Mitra RPH Surabaya.

Sebagai langkah yang seharusnya menjaga integritas, pedagang ini seharusnya hanya menjual daging dari RPH. Namun, ia justru memutuskan untuk memesan daging dari luar, tepatnya dari Krian.

Baca Juga :  Gelar Surabaya Great Expo 2023, Pemkot Surabaya dan PT Debindo Mitra Tama Targetkan Transaksi 7,5 Miliar

Akibat perbuatannya ini, pedagang yang terlibat dalam pemesanan daging gelonggongan ini dihadapkan pada sanksi tegas.

RPH Surabaya akan mencabut Kartu Tanda Mitra (KTM) dan juga hak atas status Papan Mitra bagi pedagang tersebut.

“Kami akan mencabut KTM-nya. Dari 60 pedagang di Pegirian, 40 di antaranya memiliki KTM dan papan mitra. Sisanya (20) menjual barang campuran. Yang lebih mencemaskan, pemesanan daging ini datang dari pemilik papan mitra,” ujar Dirut RPH Surabaya, Fajar A Isnugroho, dalam pernyataannya.

Langkah tegas ini tidak hanya berlaku pada pedagang yang terlibat dalam kasus ini. Pedagang lain yang telah memiliki KTM dan Papan Mitra RPH Surabaya diwajibkan untuk memperoleh persediaan daging sapi hasil pemotongan langsung dari RPH Pegirian.

Baca Juga :  Tanggapan MUI Jatim soal Larangan Penggunaan Karmin

Ini penting untuk menjaga keaslian dan kualitas daging, sebab sumber dan mutu daging dari tempat lain belum pasti.

“Apabila kami menemukan pedagang mitra RPH yang tidak mematuhi persyaratan ini, dan mencampur daging sapi dari RPH dengan daging sapi dari tempat lain, maka hak atas Kartu Tanda Mitra RPH serta status Papan Mitra RPH Surabaya akan dicabut,” tambah Fajar.

Fajar juga mengungkapkan bahwa jumlah penjual daging sapi yang memiliki Kartu Tanda Mitra RPH dan Papan Mitra RPH mencapai 122 di seluruh Surabaya.

Dari jumlah tersebut, 40 penjual beroperasi di Jalan Pegirian dan Arimbi, sementara 82 penjual lainnya berada di pasar-pasar tradisional di kota ini.

Baca Juga :  Soal Retribusi Parkir di Surabaya, Eri Cahyadi: Tolak Bayar Jika Tak Dapat Karcis!

Masyarakat diimbau untuk memilih penjual daging yang sudah terdaftar sebagai Papan Mitra RPH Surabaya.

Hal ini karena penjual tersebut telah dipastikan menjual daging yang berasal dari pemotongan RPH Surabaya yang telah memiliki sertifikat halal dari BPJPH dan juga mendapat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat memperoleh daging terbaik yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB