Pemkab Tulungagung Hapus Parkir Berlangganan Meski Kehilangan PAD Rp 6 M

- Penulis

Kamis, 24 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung berencana menghapus sistem parkir berlangganan. Keputusan ini akan berdampak pada kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 6 miliar.

Kepala Seksi Pengembangan Prasarana dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Vinyas Nugrahaningrum, mengungkapkan rencana penghapusan parkir berlangganan ini dijadwalkan akan berlaku mulai tahun 2024.

Dengan demikian, saat masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mereka tidak akan lagi diwajibkan membayar parkir berlangganan.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan untuk menghapus parkir berlangganan ini diambil sebagai respons terhadap banyaknya keluhan yang disampaikan oleh masyarakat.

Sebagai alternatif, pemerintah daerah akan menerapkan sistem penarikan retribusi parkir di lokasi-lokasi tertentu.

“Pajak parkir berlangganan akan digantikan oleh peraturan daerah (perda) retribusi dan pajak daerah,” ujar Vinyas pada Kamis (24/8/2023).

Baca Juga :  Khofifah Lepas 30 Santri Penerima Beasiswa ke Kairo

Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulungagung.

Selama ini, sistem parkir berlangganan telah menyumbangkan pendapatan sebesar Rp 7,5 miliar per tahun ke PAD.

Namun, berdasarkan analisis dari Dinas Perhubungan Tulungagung, potensi pendapatan dari parkir di wilayah tersebut hanya sekitar Rp 1,5 miliar.

Vinyas menekankan, meskipun keputusan ini akan mengakibatkan penurunan PAD sebesar Rp 6 miliar, penghapusan parkir berlangganan ini dianggap akan mengurangi beban masyarakat dan dinilai lebih efektif.

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa selama ini, meskipun masyarakat membayar parkir berlangganan, tidak selalu memanfaatkan tempat parkir yang telah ditentukan.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita
Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging
Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM
Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo
Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB