Pasar Ekstrem Surabaya, Jualan di Bantaran Rel Kereta Api

- Penulis

Jumat, 28 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Dupak Magersari

Pasar Dupak Magersari

Surabaya – Suara sirene berkumandang dari kejauhan mengisyaratkan kedatangan kereta api yang mendekati. Tak hanya sebagai tanda peringatan bagi para pedagang dan pembeli di Pasar Dupak Magersari, tetapi juga sebagai isyarat untuk menghentikan sementara aktivitas jual beli mereka.

Di lintasan kereta, pedagang dan pembeli yang sudah terbiasa dengan situasi ini dengan sigap mengangkut barang dagangan mereka, termasuk payung yang biasanya ditancapkan di tepi jalur kereta.

“Hey, awas onok sepur (Ada kereta api) lewat,” teriak Febi, seorang penjaga parkir di sekitar lokasi pasar, sembari meniupkan peluitnya pada Jumat (28/7/2023).

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan lincah, Febi selalu siap mengingatkan para pedagang ketika kereta api akan melintas. Suasana ekstrem di pasar ini, yang tampak seperti tantangan berani mati, menjadi pemandangan yang selalu berulang setiap pagi.

Baca Juga :  Marco Yakin Marc Marquez Bisa Kembali Jago dengan Ganti Motor

“Kita saling mengingatkan, biasanya pedagang sendiri yang mengingatkan. Tapi saya juga sering mengingatkan kalau ada kereta akan melintas,” ujar Febi.

Itulah suasana pagi yang khas di Pasar Dupak Magersari. Karena situasi unik ini, pasar yang terletak dekat dengan Pasar Turi dan Pasar Grosir Surabaya (PGS) ini juga mendapat julukan sebagai Pasar Ekstrem Dupak Magersari.

Lokasinya yang strategis karena dekat dengan permukiman penduduk yang padat menjadikannya sebagai alternatif utama bagi warga untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Menurut Febi, Pasar Dupak Magersari memiliki dua pelintasan kereta api yang sebagiannya digunakan untuk para pedagang berjualan. Setiap pagi, terjadi sekitar 3 hingga 4 kali perlintasan kereta.

Salah satu pembeli tetap di Pasar Dupak Magersari, Via, mengaku telah terbiasa berbelanja di lokasi tersebut. Alasannya adalah karena Pasar Ekstrem Dupak Magersari berada dekat dengan rumahnya. Selain itu, harga barang di pasar ini juga lebih terjangkau dibandingkan pasar lainnya.

Baca Juga :  WalKot Surabaya Temukan Sebuah Kos Ditempati 40 orang dalam Satu KK

“Iya setiap pagi (belanja), biasanya beli ikan, sayur. Di sini komplit,” ujar Via.

Dengan pengalaman 10 tahun berbelanja di Pasar Dupak Magersari, Via telah terbiasa dengan rutinitas belanja di sana, meskipun kereta api sering melintas.

“Kalau ada kereta akan ada suaranya juga. Ada juga yang menjaga di sini dan ada yang mengingatkan. Iya aman,” ungkap Via.

Berdasarkan catatan PT KAI yang dihimpun oleh detikJatim, Pasar Dupak Magersari telah beroperasi sejak sekitar tahun 1970, yang berarti sudah berjalan selama 53 tahun.

Salah seorang pedagang, Siti (41), mengonfirmasi bahwa Pasar Dupak Magersari memang telah berdiri sejak lama. Ia meneruskan usaha orang tuanya yang telah berdagang di pasar itu selama puluhan tahun.

Baca Juga :  UNUSA dan UMM Masuk 10 Besar PTS Terbaik di Indonesia 2023

“Sudah 5 tahun berjualan. Mulai jam 5 pagi sampai jam 9,” ungkap Siti.

Meski awalnya merasa takut karena dekat dengan rel kereta api, Siti yang telah berjualan selama 5 tahun di bantaran rel kereta api Dupak Magersari akhirnya menjadi terbiasa.

“Kalau pertama ya takut, sekarang sudah biasa. (Kalau ada kereta melintas) iya saling mengingatkan. Awas ada kereta minggir-minggir gitu. Kan sudah ada tanda-tanda kalau ada kereta mau lewat. Biasanya payungnya aja yang dipinggirin. Kalau dagangannya, kan, sudah di pinggir,” cerita Siti.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB