Kotak Hitam 2 Pesawat Super Tucano Telah Ditemukan

- Penulis

Sabtu, 18 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan – Tim TNI Angkatan Udara (AU) berhasil mendeteksi Flight Data Recorder (FDR) dari dua pesawat EMB-341 Super Tucano yang mengalami kecelakaan di Pasuruan. FDR tersebut dianggap sebagai kunci utama dalam upaya mengungkap penyebab jatuhnya pesawat buatan Brasil tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Agung Sasongkojati, menyampaikan bahwa FDR dari kedua pesawat tersebut telah diamankan oleh tim sejak hari kemarin.

“Itu sudah hari kemarin sudah dibawa oleh tim. Jadi FDR-nya sudah aman, sudah aman FDR. Dua-duanya sudah,” ujar Agung kepada wartawan pada Sabtu (18/11/2023).

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain FDR, tim juga berhasil menemukan dan mengamankan senjata yang berada di dalam pesawat. “Senjatanya juga sudah dua-duanya dibawa,” tambah Agung.

Baca Juga :  Telinga Bocah di Pasuruan Putus Digigit Teman Sendiri Saat Mengaji

Agung menekankan bahwa langkah terpenting saat ini adalah mengamankan FDR dan senjata yang berada di dalam badan pesawat. Proses evakuasi bangkai pesawat akan dilakukan dalam upaya berikutnya.

“Sementara masih itu, yang penting senjata dan FDR, yang lainnya akan menyusul karena perlu waktu untuk pesawat segede itu tempatnya susah,” tuturnya.

Dalam konteks penyelidikan FDR, Agung menjelaskan bahwa tim investigasi yang telah dibentuk sebelumnya akan bertanggung jawab atas analisis data tersebut.

“Sementara nanti tim yang akan memeriksa itu, kelihatannya datanya bisa dibaca di tempat kita,” tegasnya.

Agung juga menambahkan bahwa medan yang cukup berat di lokasi kejadian menjadi kendala utama dalam proses evakuasi. Pihaknya menargetkan bahwa proses evakuasi dapat selesai dalam waktu sepekan.

Baca Juga :  Kader Demokrat Pasuruan Tutup Wajah Anies di Baliho dengan Cat dan Tulisan 'Fake'

“Karena medannya cukup berat kira-kira seminggu lah, nggak bisa dipaksain, kan hujan-hujan tambah bahaya bagi orang, itu mudah longsor dan tanahnya gembur,” imbuhnya.

Rencana evakuasi menggunakan helikopter juga akan kembali dipertimbangkan mengingat tingkat risiko dan medan yang cukup sulit.

“Untuk evakuasi dengan helikopter akan ditanyakan lagi, karena daerahnya cekung, daerah berbahaya untuk helikopter turun. Daripada risikonya celaka, makanya kami nggak pakai helikopter, itu hanya opsi saja setelah dilihat cuaca. Jadi nanti ada informasi lebih lanjut, tidak bisa dipaksakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD
Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin
Sebelum Wafat, Rizal Ramli Hampir 2 Bulan Dirawat di RSCM karena Kanker Pankreas
Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB