Kemacetan di Kota Malang Menuju Titik Jenuh

- Penulis

Jumat, 11 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kemacetan di kota malang

kemacetan di kota malang

Kota Malang – Kemacetan di Kota Malang semakin menjadi masalah serius yang tak bisa diabaikan. Dinas Perhubungan (Dishub) setempat bahkan telah memberikan peringatan, bahwa situasinya mendekati titik jenuh yang mengkhawatirkan.

Data yang dihimpun oleh Dishub mengungkapkan bahwa volume lalu lintas di Kota Malang sangat memengaruhi derajat kejenuhan di sejumlah ruas jalan, mencapai angka kritis 0,88. Ini merupakan sinyal bahaya yang nyaris menyentuh angka maksimal titik jenuh, yakni 1.

“Kami melakukan perhitungan bersama para ahli transportasi. Kondisi kemacetan saat ini mencapai titik jenuh 0,88, dan ini menjadi keseharian kita,” ujar Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, saat diwawancarai oleh wartawan pada Jumat (11/8/2023).

Dampak dari situasi ini dirasakan langsung oleh para pengguna kendaraan bermotor. Ketika kendaraan terjebak dalam kemacetan, bahan bakar terbuang percuma di tempat.

“Rugi besar dikeluarkan oleh setiap kendaraan yang terjebak kemacetan, mencapai Rp 2 ribu per kilometer,” ungkap Widjaja.

Untuk mengatasi masalah titik jenuh kemacetan yang ada di Kota Malang, Dishub telah mengambil langkah proaktif dengan merancang rekayasa lalu lintas guna meredakan kepadatan kendaraan yang melanda.

“Kami telah merancang rencana rekayasa lalu lintas, terutama di sekitar Buk Gluduk (jembatan Kereta Api), mulai dari Jalan Gatot Subroto hingga kawasan Rampal,” jelas Widjaja.

Rencana ini masih dalam tahap pembahasan yang melibatkan Forum Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca Juga :  Viral! Pasien Keluhkan Nyeri Setelah Ulekan Cobek Nyangkut di Area Kewanitaan

“Kami berharap, jika semuanya disepakati, kerjasama dengan TNI di wilayah tersebut juga dapat memberikan kontribusi positif. Kami berdoa agar rekayasa ini bisa memberikan bantuan nyata kepada masyarakat dan mengurangi beban volume kendaraan,” tutupnya optimis.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB