Akhirnya Merah Putih Berkibar di Kantor Cabdin Pendidikan” Wilayah Tulungagung

Saat Bendera Merah Putih belum berkibar di Kantor Pemerintah Provinsi Ja Timur, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung-Trenggalek sebelum pukul 13.00 WIB, Rabu(8/4/2026).

Akhirnya Merah Putih Berkibar di Kantor Cabdin Pendidikan” Wilayah Tulungagung

Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar pada pukul 12.30 WIB.

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Pagi sempat berjalan tanpa warna di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung–Trenggalek. Aktivitas berlangsung normal, pegawai lalu lalang, pelayanan tetap dibuka seperti biasa. Hanya satu yang absen: Bendera Merah Putih.
Tiang bendera berdiri tegak, namun kosong—seolah lupa akan fungsinya.

Padahal, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 dengan tegas mengatur bahwa bendera negara wajib dikibarkan di setiap instansi pemerintah sejak pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Aturan yang sederhana, jelas, dan seharusnya tidak membutuhkan pengingat berulang.

Ironisnya, justru di lingkungan pendidikan—ruang yang mestinya menjadi pusat penanaman nilai kebangsaan—simbol negara sempat tak mendapat tempat.

Upaya konfirmasi kepada Kasubag Tata Usaha Cabdin, Erik Maulana, M.Pd., dilakukan melalui pesan WhatsApp. Pesan terbaca, namun respons tak kunjung tiba. Barangkali, bukan hanya benderanya yang belum “naik”, tetapi juga prioritas untuk menjawab pertanyaan publik.

Namun, sekitar dua jam setelah konfirmasi dilakukan oleh jurnalis Siaranesia, suasana berubah. Merah Putih akhirnya berkibar di halaman kantor tersebut.
Entah karena diingatkan, atau memang baru “sempat”.
” Ada lho Mas benderanya” itu Whatshap dari Erik Maulana membalas WA jurnalis” pada pukul 13.45, jadi berselang dua sampai tiga jam saat dikonfirmasi jurnalis.

Peristiwa ini mungkin tampak sepele. Tidak mengganggu layanan, tidak menimbulkan kerugian material. Namun, di balik itu, terselip ironi yang sulit diabaikan—bahwa hal mendasar seperti penghormatan terhadap simbol negara pun masih harus menunggu diingatkan.

Tiang bendera yang sebelumnya kosong kini terisi. Tapi pertanyaan yang sempat muncul, barangkali belum sepenuhnya terjawab:

Apakah ini sekadar kelalaian, atau cermin dari perhatian yang mulai longgar?
Karena sejatinya, Merah Putih tidak hanya butuh tiang untuk berkibar, tetapi juga kesadaran untuk dihormati—tanpa harus menunggu diingatkan. Apalagi sebagai kantor yang membawahi lembaga pendidikan.

Jurnalis: Surya/Rif

Baca Juga
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Jurnalistik Berkualitas Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!