PA Tulungagung Eksekusi Pembagian Harta Warisan Keluarga Anggota DPR RI

- Penulis

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Pengadilan Agama (PA) Tulungagung telah melaksanakan eksekusi pembagian 12 bidang harta warisan milik keluarga anggota DPR RI, Prof Zainuddin Maliki. Yang menarik, pihak yang mengajukan eksekusi adalah pihak tergugat.

Eksekusi terhadap 12 bidang aset tanah ini digelar di berbagai titik di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Sebelum pelaksanaan eksekusi, juru sita dari PA Tulungagung memanggil pihak pemohon eksekusi yang diwakili oleh kuasa hukum, serta pihak termohon eksekusi, untuk membaca putusan pengadilan di Kantor Desa Tanen.

ADVERTISEMENT

akun turnitin

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkara warisan ini melibatkan 11 bersaudara, anak dari pasangan almarhum Syahri-Siti Muawanah. Salah satunya adalah anggota DPR RI Prof Zainuddin Maliki yang menjadi pemohon eksekusi.

Petugas PA Tulungagung menyatakan, “Kami memutuskan untuk menghukum kedua belah pihak, yaitu Penggugat Maizir Muqtafi Bin Syahri dan para Tergugat HM Mudofi Bin Syahri, Zainuddin Maliki Bin Syahri, Imam Syafi’i Bin Syahri, Zaenal Arifin Bin Syahri, Malikatul Habsoh Binti Syahri, H. Said Abadi Bin Syahri, Husnul Khotimah Binti Syahri, Nihayatul Khoiriyah Binti Syahri, Rois Al Hakim Bin Syahri, Lutfiatus Zuhro Binti Syahri, untuk mematuhi dan melaksanakan kesepakatan perdamaian yang telah disetujui pada tanggal 20 April 2022 dan lampirannya pada tanggal 8 Juni 2022.”

Baca Juga :  Bupati Lantik Pengurus MUI Tulungagung

Selain itu, kedua belah pihak juga dihukum membayar biaya perkara sebesar Rp 14.837.000 secara bersama.

Koordinator eksekusi dari Pengadilan Agama Tulungagung, Nurul Mujahidin, mengungkapkan bahwa eksekusi dilakukan terhadap 12 bidang aset tanah yang merupakan peninggalan pasangan suami istri Syahri-Siti Muawanah.

“Jumlahnya ada 12 bidang tanah,” ungkap Nurul saat proses eksekusi.

Namun, dalam pelaksanaan putusan pengadilan ini, pihak termohon eksekusi, yaitu Maizir Muqtafi dan saudaranya, mengajukan keberatan.

Mereka berpendapat bahwa putusan pengadilan tersebut mengandung kesalahan karena terdapat ketidaksesuaian dengan objek yang akan dieksekusi.

“Ada kesalahan pada halaman 13 huruf C angka 1:2 dari sertifikat 409 persil S69 Mudhofi, di mana ada penunjukan bagian 2.005 m², serta pada Halaman 14 angka 6:3 dari sertifikat 409 persil S69 Said Abadi mendapat 545 m². Padahal fakta yang sebenarnya, dari sertifikat 409 persil S69, luasnya hanya 1.453 m²,” kata Maizir Muqtafi.

Baca Juga :  Pemkab Tulungagung Hapus Parkir Berlangganan Meski Kehilangan PAD Rp 6 M

Meski ada keberatan tersebut, proses eksekusi tetap berlanjut. Pengadilan Agama Tulungagung mengacu pada akta kesepakatan damai kedua belah pihak.

“Kami hanya menjalankan putusan pengadilan. Kami akan melanjutkan eksekusi. Terkait keberatan ini, bisa diselesaikan di kantor melalui Peninjauan Kembali (PK),” tegas Nurul Mujahidin.

Maizir Muqtafi mengungkapkan bahwa dirinya sebagai penggugat dalam perkara ini. Gugatan diajukan ke pengadilan agama agar harta warisan orang tua mereka bisa dibagi secara adil di antara semua saudara.

Awalnya, seluruh saudara sepakat untuk berdamai dan melaksanakan putusan pengadilan dengan suka rela untuk membagi harta waris.

Namun, menurut Maizir, dalam pelaksanaannya, keempat saudara yang kini menjadi pemohon eksekusi tidak pernah hadir saat diundang oleh saudara yang lain untuk proses balik nama harta waris.

Baca Juga :  Alih-Alih Dibongkar, Tugu PSHT di Tulungagung Dijadikan Ikon Desa

“Kami sudah mengundang semua pihak, tetapi keempat saudara yang mengajukan eksekusi ini tidak hadir untuk proses balik nama harta. Ini sudah dilakukan sebanyak lima kali undangan. Ini adalah upaya baik dari kami,” jelasnya.

Disebutkan bahwa keempat saudara yang semula menjadi tergugat, yaitu Imam Syafi’i, Zainuddin Maliki, Zaenal Arifin, dan Nihayatul Khoiriyah, sekarang menjadi pemohon eksekusi.

Namun, kuasa hukum pemohon eksekusi, Sugeng Riyanto, saat proses eksekusi berlangsung, belum bersedia memberikan konfirmasi lebih lanjut.

Proses eksekusi ini berjalan dengan lancar, dengan petugas pengadilan dan BPN Tulungagung mengunjungi setiap objek yang akan dieksekusi.

Pengamanan dilakukan oleh puluhan aparat kepolisian dan TNI. Mengingat kompleksitasnya, proses eksekusi terhadap 12 objek tanah ini tidak dapat selesai dalam sehari. Rencananya, proses akan dilanjutkan pada hari Rabu mendatang.

Berita Terkait

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong
Seorang Warga Luka di Telinga Imbas Ledakan Keras di Sumenep
Realisasi Pendapatan Provinsi Jatim 2023 Diklaim Lampaui Target
Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi
Sumatraco Langgeng Makmur Dukung Bazaar Maulid Nabi 2023
Wali Kota Mojokerto Memimpin Pelantikan Pengurus GP Ansor dan Pengukuhan Satkorcab Banser
Progres Investasi IKN Terus Berkembang: Bahlil Lahadalia Ungkap Rencana Upacara Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024
Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Berita Terkait

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:32 WIB

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Januari 2024 - 10:08 WIB

Penumpukan dan Penjualan Tiket Kapal di Tanjung Perak Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 4 Desember 2023 - 10:43 WIB

Razia Prostitusi Online MiChat di Situbondo: Lima Pelaku Diamankan, Uang Rp 25,9 Juta Disita

Sabtu, 25 November 2023 - 18:49 WIB

Khofifah Yakin Jatim Mampu Antarkan Indonesia Ciptakan Swasembada Daging

Sabtu, 25 November 2023 - 18:34 WIB

Istri Bupati Trenggalek Diusir Oleh Anggota DPRD Jatim di Acara UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 18:19 WIB

Dua Nakes Dinkes Kota Malang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepulang dari Bromo

Sabtu, 25 November 2023 - 18:09 WIB

Pelatih Pencak Silat di Tulungagung Jadi Tersangka Tewasnya Pelajar SMP

Sabtu, 18 November 2023 - 15:56 WIB

Gunung Semeru Meletus 15 Kali Pascaerupsi

Berita Terbaru

berita nasional

Jokowi Singgung Serangan Personal di Debat ke-3, Ini Kata Mahfud MD

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:13 WIB

berita nasional

Anies Beri Penilaian Kemhan 11 dari 100, Prabowo: Emang Gue Pikirin

Selasa, 9 Jan 2024 - 13:04 WIB

berita nasional

Ulama Ploso soal Prabowo Dinobatkan Jadi Sahabat Santri oleh Genggong

Rabu, 3 Jan 2024 - 10:32 WIB