IndoBuildTech Expo 2026 Tingkatkan Akselerasi Kompetensi Jasa Konstruksi

Siaranesia.com, TANGERANG – Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) berkomitmen penuh dalam memperkuat sinergi regulasi dan meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) konstruksi nasional. Langkah ini diwujudkan melalui rangkaian seminar intensif dalam agenda Pekan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dan Pembinaan Usaha Berkelanjutan (PUB) Jasa Konstruksi, yang diselenggarakan pada Sabtu (11/7/2026) di gelaran IndoBuildTech Expo 2026 di Hall 2, ICE – BSD City, Tangerang.
Kolaborasi strategis ini menghadirkan dua asosiasi besar, yaitu Asosiasi Rekanan Konstruksi Indonesia (ARKINDO) pada sesi pagi dan Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (ATAKSI) pada sesi siang, guna membedah tantangan regulasi serta masa depan sertifikasi tenaga kerja konstruksi.
Pada sesi pagi diselenggarakan Seminar yang menyoroti aspek regulasi usaha oleh ARKINDO dengan tema membahas Perubahan KBLI 2020. Dan kemudian dilanjutkan dengan Diskusi dengan topik Dampak Fluktuasi Kenaikan Harga BBM Pada Sektor Jasa Konstruksi. Kegiatan pagi tersebut dibuka secara resmi oleh Sigit Adjar Susilo selaku Pengurus LPJK Bidang IV serta diikuti 45 pelaku usaha jasa konstruksi.
Hadir sebagai narasumber utama dalam sesi padi adalah Ketua Umum ARKINDO, Reza Syah Iyan, didampingi oleh Andrie Putra Syah Iyan dan Arief Subagyo. Diskusi ini berhasil memberikan panduan taktis bagi para pelaku usaha untuk tetap adaptif di tengah dinamika ekonomi dan perubahan regulasi terhadap usaha jasa konstruksi.
Memasuki sesi siang, agenda dilanjutkan Seminar oleh ATAKSI di Ruang Garuda 7A/B dari pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua LPJK, Insannul Kamil, yang memaparkan data krusial per 10 Juli 2026. Tercatat sebanyak 32.362 Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) akan habis masa berlakunya pada tahun 2027.”Kondisi ini memerlukan perhatian bersama sekaligus menunjukkan besarnya kebutuhan pembinaan serta pendampingan agar kompetensi tenaga kerja tetap terjaga dan proses perpanjangan SKK dapat dilakukan tepat waktu,” ujar Insannul Kamil dalam sambutannya.
Seminar ATAKSI pada sesi siang mengupas tuntas diskusi komprehensif dengan dihadiri total hingga 50 peserta yang dibagi dua tema utama yaitu PKB Sebagai Persyaratan Bagi Pemegang SKK Dalam Menjaga Kompetensi Dan Profesionalisme sedangkan tema berikut nya Peran Aktif Asosiasi Dalam Mengakselerasi Pengembangan SDM Bidang Konstruksi Melalui Sertifikasi Kompetensi.
Ruang interaktif ini menghadirkan jajaran pakar keprofesian, antara lain Betty Hariyani (Pengurus LPJK Bidang II Kementerian PU), Reza Syah Iyan (Ketua Umum ATAKSI), Agus Irwanto (ATAKSI), dan Rahmat Efendi (ATAKSI).
Melalui rangkaian kegiatan ini, LPJK bersama seluruh mitra Asosiasi menyampaikan apresiasi tertinggi atas partisipasi aktif masyarakat jasa konstruksi. Sinergi yang kuat dan pemahaman regulasi yang diperbarui diharapkan mampu mewujudkan SDM konstruksi Indonesia yang unggul, profesional, dan siap menghadapi dinamika pembangunan nasional. (aa)


