PKB Blitar Bidik 14 Kursi DPRD pada 2029

Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, Muhammad Rifa’i,

SIARANESIA.COM – BLITAR – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blitar membidik 14 kursi DPRD pada Pemilu 2029. Dengan modal 11 kursi yang dimiliki saat ini, PKB menargetkan tambahan tiga kursi sekaligus mempersiapkan kemenangan dalam Pilkada Blitar 2031.

Target tersebut menjadi arah konsolidasi partai setelah pengukuhan kepengurusan baru DPC PKB Kabupaten Blitar di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, Minggu (25/10/2026).

Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, Muhammad Rifa’i, mengatakan penataan struktur organisasi menjadi prioritas awal untuk memperkuat kesiapan partai menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Acara pengukuhan ini adalah awal bagi kita. Mesin dan struktur organisasi mulai dari ranting, DPAC, hingga DPC harus siap untuk pemenangan PKB di pemilu mendatang,” ujar Rifa’i.

Pada Pemilu 2024, PKB Kabupaten Blitar berhasil menempatkan 11 kader di DPRD melalui enam daerah pemilihan (dapil). Sebaran kursi tersebut menjadi modal politik untuk mengejar target 14 kursi pada Pemilu 2029.

Di Dapil 1, PKB memiliki dua kursi yang ditempati Maskur, S.Pd., dan Nur Fathoni. Dapil 2 juga menyumbang dua kursi melalui M.K. Stack Ponco Gati atau Miftakul Khoirudin serta Candra Purnama.

Sementara itu, dua kursi di Dapil 3 ditempati H. Lutfi Aziz, S.T., dan Idris Marbawi, S.Pd. Di Dapil 4, PKB memiliki dua wakil, yakni Marhaenis Urip Widodo, S.Sos., dan Anugerah Surya.

Adapun Dapil 5 menyumbang satu kursi melalui Nasa Barcelona Marhaenis. Dua kursi lainnya berasal dari Dapil 6 yang ditempati Sugiyo dan H. Muhammad Rifa’i, yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Blitar.

Dengan komposisi tersebut, PKB memiliki basis keterwakilan di seluruh dapil. Namun, untuk mencapai 14 kursi, partai harus mampu meningkatkan perolehan suara, memperkuat kerja organisasi hingga tingkat desa, serta menyiapkan calon legislatif yang kompetitif.

Libatkan Generasi Muda

Selain memperkuat struktur partai, PKB Kabupaten Blitar berencana memberikan ruang lebih luas kepada generasi milenial dan Generasi Z untuk terlibat dalam politik, termasuk melalui pencalonan anggota legislatif pada Pemilu 2029.

Rifa’i menyebut kepengurusan baru yang dikukuhkan didominasi kader muda. Mereka diharapkan membawa energi baru sekaligus memperluas jangkauan partai kepada pemilih muda.

“Kami akan melibatkan banyak anak muda, baik milenial maupun Gen Z, untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif bersama PKB pada 2029. Pengurus yang dikukuhkan saat ini mayoritas berusia muda dan siap bertarung,” tegasnya.

Menurut Rifa’i, penguatan struktur organisasi menjadi fondasi penting sebelum partai menentukan strategi pemenangan secara lebih terperinci. Konsolidasi di tingkat DPC, DPAC, hingga ranting diharapkan mampu memperkuat hubungan partai dengan masyarakat.

Pilkada 2031 Jadi Target Berikutnya

Selain membidik tambahan kursi DPRD pada 2029, PKB Kabupaten Blitar juga menargetkan kemenangan dalam Pilkada 2031. Namun, partai belum menentukan figur calon kepala daerah yang akan diusung.

Rifa’i menegaskan, konsolidasi internal menjadi pekerjaan utama sebelum pembahasan mengenai calon kepala daerah dilakukan.

“Soal calon kepala daerah nanti menyusul. Yang terpenting seluruh mesin partai kita hidupkan terlebih dahulu,” katanya.

Di sisi lain, DPC PKB Kabupaten Blitar mulai membuka ruang komunikasi politik dengan partai lain. Hal itu terlihat dari kehadiran sejumlah perwakilan partai politik dalam acara pengukuhan, termasuk jajaran pengurus PDI Perjuangan.

“Semua partai politik kami undang. Kami mengapresiasi kehadiran teman-teman dari PDI Perjuangan yang hadir lengkap, serta perwakilan partai lainnya. Ini bagian dari menjaga komunikasi politik di Blitar,” ujar Rifa’i.

Adapun susunan pengurus inti DPC PKB Kabupaten Blitar dipimpin Muhammad Rifa’i sebagai ketua, Heri Setiyono sebagai sekretaris, dan Nur Fathoni sebagai bendahara.

Dengan modal 11 kursi DPRD, target 14 kursi pada 2029 menjadi tantangan tersendiri bagi kepengurusan baru PKB Kabupaten Blitar. Penguatan kaderisasi, perluasan dukungan pemilih, dan kerja nyata di tengah masyarakat akan menjadi faktor penting untuk mewujudkan target tersebut sebelum partai menghadapi kontestasi Pilkada 2031.

Jurnalis: Alvin

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,432PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles