SIARANESIA.COM, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus mendorong peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja. Salah satunya melalui Pelatihan Berbasis Klaster Kompetensi Skema Pemangkasan Rambut Pria Teknik Barber 2026 yang digelar di Gedung Theobromine Hall PT Kampung Coklat, Rabu (26/8/2026).
Program tersebut dirancang untuk mencetak tenaga hairstylist yang terampil, profesional, sekaligus memiliki pengakuan kompetensi melalui sertifikasi berskala nasional.

Pelatihan berlangsung selama 12 hari dan dilanjutkan dengan lima hari magang. Peserta mendapatkan pembekalan kompetensi yang diharapkan dapat langsung diterapkan ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha barber secara mandiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar Ivong Berttyanto mengatakan, pelatihan dan sertifikasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada bidang penataan rambut atau hairstylist.
“Pelatihan dan sertifikasi ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta secara pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah kita,” ujar Ivong.
Menurutnya, keikutsertaan peserta dalam program tersebut merupakan langkah konkret untuk memperoleh pengakuan atas kompetensi yang dimiliki. Pemkab Blitar, kata dia, terus berupaya melahirkan tenaga kerja yang terampil, profesional, dan mampu bersaing.
“Dengan SDM yang berkualitas, kita optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, serta mewujudkan Kabupaten Blitar yang maju dan sejahtera,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Blitar Siti Mufidah dalam laporannya menegaskan bahwa keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari selesainya proses pelatihan.
“Keberhasilan kegiatan ini diukur dari sejauh mana kompetensi yang diperoleh peserta dapat diterapkan, memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar pada umumnya,” tegas Siti.
Ia berharap peserta mengikuti seluruh tahapan secara disiplin dan serius. Selain materi pelatihan, pengalaman magang menjadi bagian penting untuk mengasah kemampuan peserta agar semakin siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Bagian Perekonomian Pemkab Blitar, Plt. Sekretaris Disnaker, Kepala Bidang Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Siti Mufidah, perwakilan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, perwakilan pimpinan BPJS, serta pimpinan LPK Smart Junior.
Melalui program tersebut, Disnaker Kabupaten Blitar berharap lahir tenaga hairstylist yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu membuka peluang kerja baru dan mendorong tumbuhnya usaha jasa barber di daerah.
Jurnalis: Albin
SIARANESIA.COM


