Korwil Bolone Mase Jatim Perkuat Edukasi Politik dan Lawan Narasi Hoaks

Mas Majid Widigd Korwil BMI (Bolone Mase Indonesia) Jawa Timur sedang menyampaikan komitmen Bolonemase untuk dukung program pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto yang sangat menghargai dan mencintai rakyat terutama yang miskin dan pintar

terutama SIARANESIA, JAWA TIMUR-  Tidak mengenal lelah, Koordinator Wilayah (Korwil) Bolone Mase Indonesia (BMI) Jawa Timur, Majid Widigdo terus melakukan safari konsolidasi ke berbagai daerah di kawasan Mataraman Jawa Timur.

Sejak awal Mei hingga memasuki pekan kedua Mei 2026, Majid bersama tim bergerak menyambangi Kota / kabupaten di Mataraman, Trenggalek, Kediri Raya, Madiun Raya, hingga sejumlah titik lain untuk memperkuat jaringan relawan sekaligus memberikan edukasi politik kepada masyarakat.

Rangkaian Kegiatan Majid Widigdo Koordinator Wilayah Jawa Timur Bolone Mase Indonesia (BMI).

Agenda safari tersebut menjadi bagian dari penguatan gerakan Bolone Mase Indonesia di tingkat akar rumput. Dalam setiap pertemuan, Majid Widagdo menekankan pentingnya membangun kesadaran politik yang sehat, terbuka, dan jauh dari narasi hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Masih kata Majid, rangkaian kegiatan kami ini dalam rangka mendukung program- program kerja pemerintah dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai sangat menghargai rakyat terutama yang miskin dan pintar.

“Bolone Mase hadir bukan hanya untuk konsolidasi relawan, tetapi juga memberikan edukasi politik yang jujur dan informatif kepada masyarakat. Kita ingin masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong maupun narasi yang menyesatkan,” ujar Majid dalam salah satu agenda konsolidasi.

Safari tersebut dilakukan secara maraton dari siang hingga malam hari bersama tim relawan. Selain bertemu koordinator daerah dan korcam, rombongan juga berdialog langsung dengan masyarakat, tokoh pemuda, hingga komunitas lokal di sejumlah wilayah Mataraman.

Dalam beberapa bulan terakhir, gerakan Bolone Mase Jawa Timur mulai aktif memperkuat komunikasi publik melalui pendekatan sosial, diskusi kebangsaan, serta penguatan literasi digital. Langkah ini dilakukan sebagai respon terhadap derasnya penyebaran informasi palsu di media sosial menjelang dinamika politik nasional dan daerah.

Majid Widigdo menilai masyarakat saat ini membutuhkan ruang diskusi yang lebih sehat dan terbuka agar tidak mudah terpecah akibat isu provokatif.

“Edukasi politik itu penting. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang benar, jujur, dan bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ruang publik dipenuhi hoaks yang justru merusak persatuan,” tegasnya.

Kehadiran Korwil BMI Jawa Timur di berbagai daerah juga mendapat sambutan positif dari relawan dan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi antaranggota, safari tersebut dinilai mampu membangun semangat kebersamaan serta memperkuat komunikasi antarwilayah.

Dengan pola gerakan turun langsung ke lapangan, Bolone Mase Jawa Timur ingin memastikan bahwa edukasi politik tidak hanya berhenti di media sosial, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat hingga tingkat bawah.

 

Jurnalis : Surya/Rif

Baca Juga
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Jurnalistik Berkualitas Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!