banner pilkada 2024

Pria Misterius di Bojonegoro Nekat Tabrakin Diri ke KA, Identitasnya Bikin Kaget!

Identitas pria yang nekat tabrakin diri ke KA di Bojonegoro akhirnya terungkap.

BojonegoroIdentitas pria yang nekat tabrakin diri ke KA di Bojonegoro akhirnya terungkap. Korban diketahui adalah K (54), warga Kecamatan Peterongan, Jombang.

Kapolsek Kalitidu AKP Saefudinuri bilang identitas korban terungkap setelah tim Reskrim Kalitidu kerja sama sama Dispendukcapil Bojonegoro.

“Alhamdulillah, udah bisa diidentifikasi setelah tim reskrim kami mencocokin sidik jari dan akhirnya nemuin kesamaannya,” ujarnya ke detikJatim, Sabtu (22/6/2024) malam.

Karena korban warga Jombang, Saefudinuri langsung koordinasi sama polisi di sana.

“Setelah itu kami koordinasi sama Polsek Peterongan Jombang buat hubungin keluarga korban,” lanjutnya.

Keluarga korban udah dihubungi dan mereka memastikan kalau jenazah itu bener keluarga mereka. Keluarga korban langsung datang ke RSUD Sosodoro Djatikusumo.

Sekitar jam 10 malam, keluarga korban yang didampingi perangkat desa setempat tiba di kamar mayat buat bawa pulang jenazah K.

Adik korban, J, juga memastikan kalau korban adalah kakak kandungnya, anak kelima dari tujuh bersaudara.

“Iya bener, dari ciri-ciri kepalanya, pakaian, dan tulisan wasiat. Ini kakak saya, Kasim,” tutur J saat ditemui detikJatim di depan kamar jenazah.

Dia cerita kalau pas Idul Adha kemarin, dia masih sempet ketemu sama kakaknya di kampung halaman.

“Terakhir ketemu Senin kemarin, Idul Adha. Cuma papasan gitu, nggak ada omongan apa-apa. Habis itu nggak ketemu lagi,” tambahnya.

Menurut J, kakaknya K udah 10 tahun tinggal di rumah kontrakan deket keluarga. Dia juga belum pernah menikah sampai akhir hayatnya.

“Belum nikah, hidup sendiri ngontrak di deket rumah keluarga. Setiap hari buka toko kecil dan orangnya emang pendiam,” tutur J.

Kasi Kesra Desa Tugu Sumberjo, Maqfur, yang juga dampingin keluarga korban, bilang kalau K emang pendiam.

Maqfur menduga K nggak mau ngerepotin keluarga karena rumah kontrakannya mau habis masa sewanya.

“Iya, almarhum perjaka. Mungkin karena sumpek ya. Kontrakan rumahnya mau habis tapi nggak mau ngrepotin keluarga. Udah diminta tinggal di rumah salah satu keluarga tapi nggak mau,” ujar Maqfur.

Sebelumnya, korban K yang diduga bunuh diri ninggalin wasiat buat orang yang nemuin jenazahnya. Dia ngaku hidup sebatang kara, nggak nikah, dan pengen dimakamin di sekitar lokasi dia ditemukan.

Baca Juga
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Jurnalistik Berkualitas Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!