banner pilkada 2024

Presiden Jokowi Resmikan Gedung Tower RSIS A Yani Surabaya di Hari Santri

Surabaya – Setelah menjadi inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2023 yang digelar di Tugu Pahlawan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungannya ke Rumah Sakit Islam Surabaya (RSIS) di Jalan Ahmad Yani. Kedatangan Presiden ini bertujuan untuk meresmikan Gedung Tower RSIS Ahmad Yani Surabaya.

Presiden Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, ditemani oleh rombongan yang turut serta dalam acara tersebut.

Di RSIS, Jokowi melakukan peninjauan terhadap gedung berlantai 13 yang akan diresmikan. Selanjutnya, Presiden ke-7 Republik Indonesia ini secara langsung meresmikan dan menandatangani prasasti yang melambangkan kepemilikan Rumah Sakit Islam Surabaya oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan maksud dari peresmian Gedung Tower RSIS Ahmad Yani. “Hari ini kita resmikan Gedung Tower Rumah Sakit Islam A Yani sebagai persembahan memperingati satu abad NU,” ujar Presiden Jokowi di Gedung Tower RSIS A Yani pada Minggu, 22 Oktober 2023.

Jokowi juga menekankan pentingnya peran Rumah Sakit Islam Surabaya, yang merupakan bagian dari Nahdlatul Ulama (NU), dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan hadirnya Gedung Tower RSIS A Yani yang memiliki kapasitas lebih besar dan pelayanan modern, NU berupaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat dengan lebih baik.

“Tower RSIS A Yani ini berlantai 13, yang memiliki kapasitas lebih banyak dan kualitas layanan yang sangat modern. Serta bisa menjadi rumah sakit pendidikan bagi fakultas kedokteran dan perawat Unusa (Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya),” tambahnya.

Presiden Jokowi melihat Gedung Tower RSIS A Yani sebagai simbol dari transformasi RSIS A Yani menjadi rumah sakit modern dan terpercaya. Hal ini tentu menjadi sumber kebanggaan bagi warga Nahdlatul Ulama.

“Tadi saya melihat ruangan-ruangan dan peralatan yang ada memang betul-betul ini rumah sakit yang sangat modern. Saya harap dengan adanya fasilitas tersebut RSIS A Yani dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, memudahkan akses masyarakat berbagai kalangan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang nyaman dan terjangkau,” ungkap Presiden.

Selain itu, Jokowi juga memberikan pesan agar RSIS A Yani menjadi pusat pelatihan dan pendidikan bagi kalangan Nahdlatul Ulama.

“Saya ingin berpesan, agar rumah sakit ini menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kesehatan serta pendidikan di kalangan Nahdlatul Ulama. Dan mencetak tenaga-tenaga kesehatan terampil, unggul, dan profesional,” pungkasnya.

 

Baca Juga
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Jurnalistik Berkualitas Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!