Pesantren Al Azhaar Tulungagung Gelar Tasyakuran Umroh, Khotaman Qur’an, dan Buka Bersama

KH Imam Mawardi, Kepala Desa Kedungwaru, Tokoh Masyarakat
Jamaah putri

TULUNGAGUNG — Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung menggelar acara silaturahmi yang dirangkai dengan tasyakuran umroh KH. Imam Mawardi Ridlwan bersama Hj. Farida Dyah, khotaman Al-Qur’an, serta buka puasa bersama warga sekitar, Selasa(17/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 85 warga tetangga pesantren dan diwarnai dengan pembagian 360 bingkisan Hari Raya sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

Jamaah , Tamu undangan di Pesantren Al Azhar, Selasa(17/3/2026)

Acara berlangsung khidmat dengan diawali khotaman Al-Qur’an yang dipimpin Gus Mad Fathi, dilanjutkan tahlil oleh Ustadz Abidin. Kegiatan kemudian diisi tausiyah oleh KH. Imam Mawardi Ridlwan yang menceritakan pengalaman spiritual selama menjalankan ibadah umroh di Tanah Suci Mekkah dan Madinah.

Dalam sambutannya, KH. Imam Mawardi Ridlwan menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesempatan menunaikan ibadah umroh sekaligus dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan.
“Alhamdulillah, kita masih diparingi kesempatan bertemu Ramadhan. Ini adalah nikmat besar dari Allah SWT. Ramadhan datang hendaknya kita sambut dengan kegembiraan bersama keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

pembagian Bingkisan pada warga sekitar , Pesantren Al Azhaar, Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa17/3/2026)

Ia juga menyinggung tradisi megengan yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan sebagai wujud kegembiraan dan rasa syukur.
KH. Imam menuturkan, di sejumlah wilayah seperti Tarim, Yaman, masyarakat bahkan memiliki tradisi unik menyambut Ramadhan dengan membangun rumah dari tanah sebagai simbol kebersamaan dan kegembiraan menyongsong bulan suci.

Sementara itu, Hj. Farida Dyah menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi antara pesantren dan masyarakat sekitar agar terus terjalin hubungan yang harmonis.
“Silaturahmi adalah pintu keberkahan. Dengan kebersamaan seperti ini, semoga ukhuwah Islamiyah semakin kuat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus mempererat hubungan antara pesantren, masyarakat, serta berbagai elemen yang selama ini turut mendukung dakwah dan pendidikan di Pesantren Al Azhaar.

Acara ditutup dengan doa bersama dilanjutkan buka puasa bersama. Suasana hangat kebersamaan semakin terasa saat para tamu menikmati hidangan berbuka serta menerima bingkisan Hari Raya yang telah disiapkan panitia.
Melalui kegiatan tersebut, Pesantren Al Azhaar berharap dapat terus menjadi pusat dakwah, pendidikan, sekaligus penguat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. (Ndang,Rif)

Baca Juga
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Jurnalistik Berkualitas Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!