

DLH Tulungagung Abai, Tugu Garuda Ikon Kota Kusam

Siaranesia, com, TULUNGAGUNG – Wajah ikon Kota Tulungagung di simpang lampu merah Rumah Sakit Lama, Kelurahan Kenayan, kini jauh dari kesan representatif. Tugu Garuda yang seharusnya menjadi simbol kebanggaan daerah justru terlihat kusam, dengan air mancur tak berfungsi dan dinding dipenuhi lumut.
Kondisi ini menjadi sorotan warga karena letaknya yang strategis sebagai salah satu pintu masuk kota. Alih-alih memberi kesan indah, tugu tersebut justru memunculkan citra kurang terawat bagi para pengguna jalan yang melintas.
Kowo (62), warga Kenayan, menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya perhatian pemerintah daerah. Ia menilai ikon kota semestinya mendapatkan perawatan rutin.
“Sayang sekali, tugu yang jadi simbol kota malah dibiarkan berlumut. Seharusnya dinas terkait lebih peduli,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Reni, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa air mancur memang tidak beroperasi penuh sepanjang hari.
“Air mancur dimatikan pada pukul 11.00 sampai 16.00 WIB,” jelasnya singkat.
Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai kondisi fisik tugu yang tampak berlumut dan tidak terawat, Reni tidak memberikan penjelasan rinci dan hanya mengarahkan agar konfirmasi dilanjutkan kepada Plt Kepala Dinas.
“Untuk lebih jelas silakan ke Pak Kadin,” tambahnya.
Upaya konfirmasi kepada Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup pun belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan tidak berada di kantor karena diketahui merangkap tugas di Dinas Pertanian.
Situasi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Akankah ikon kota yang berada di jalur vital ini terus dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan, atau segera ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengembalikan wajah Tulungagung yang semestinya?
Jurnalis : Surya Alam
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau!